Makanan Lokal Mulai Langka, Kuliner DIY Terancam Punah
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Ilustrasi lokasi Gua Cerme./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Tahun ini, Pemkab Bantul merancang masterplan pengembangan objek wisata Gua Cerme di Kapanewon Imogiri.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata (Dispar) Bantul, Yuli Hernadi menyampaikan saat ini masterplan Goa Cerme masih dalam tahap pengadaan.
Masterplan tersebut akan dilelang dalam waktu dekat. Meski begitu, Yuli tidak menyampaikan kepastian waktu kapan lelang akan dilakukan.
Meski begitu, menurut Yuli pihaknya menargetkan penggarapan masterplan tersebut akan rampung pada Desember 2024.
Yuli menyampaikan penggarapan masterplan Gua Cerme tersebut dimaksudkan untuk mengembangkan potensi yang ada di sana.
Menurut Yuli, Gua Cerme memiliki potensi alam yang dapat menjadi daya tarik wisatawan. Meski begitu, menurutnya sarana prasarana yang ada disana masih kurang menarik minat wisatawan.
Dia menuturkan penggarapan masterplan Gua Cerme akan dialokasikan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sekitar Rp500 juta. “Pengembangan lebih lanjut Gua Cerme kami buat masterplan,” katanya, Kamis (4/7/2024).
Dia menuturkan pengembangan wisata Gua Cerme dimaksudkan untuk meningkatkan kunjungan wisata di Bantul.
Selama ini, diakui Yuli, kunjungan wisata masih bertumpu di Pantai Selatan. Padahal, menurutnya, di wilayah lain masih ada beberapa destinasi wisata yang bisa menarik minat pengunjung.
Dia menuturkan pengembangan wisata di Gua Cerme akan dikembangkan pula untuk menjadi pilihan bagi wisata malam hari.
Dia menuturkan pada akhir tahun 2023, Dispar Bantul telah menggagas konsep pengembangan wisata malam dengan menghadirkan kafe di sana. Namun, menurutnya, konsep tersebut belum dapat mendongkrak kunjungan wisata ke sana.
BACA JUGA: Minim Sarpras dan Fasilitas, Gua Cerme Masih Saja Sepi Pengunjung
Dia menuturkan beberapa infrastruktur yang ada perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung ke sana. “Di sana akses jalan yang tidak dapat dilewati bus,” kata dia.
Kemudian, fasilitas yang diberikan bagi wisatawan yang berkunjung ke Gua Cerme juga masih terbatas. Wisatawan hanya dapat menyusuri Gua Cerme dengan berjalan kaki, lantaran tidak ada fasilitas pelampung, meski kondisi dalam Gua Cerme acap digenangi air.
Dia pun berharap ketika telah dikembangkan, Gua Cerme dapat menjadi pilihan wisatawan yang akan berkunjung ke Bantul. “View di sana [Gua Cerme] kalau malam sangat indah sekali bisa melihat Bantul seutuhnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Pariwisata mencatat makanan lokal mulai langka dan 45% berpotensi punah. Sego golong hingga dawet sambel perlu dilestarikan.
Apple dikabarkan menyiapkan acara 13 Oktober 2026 untuk memperkenalkan smart home hub, HomePod mini 2, dan Apple TV 4K baru.
Punya dua nomor BPJS Ketenagakerjaan setelah pindah kerja? Simak cara menggabungkan saldo JHT melalui JMO dan layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Pajak mineral bukan logam dan batuan Kulonprogo 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar. Warga juga menyoroti aktivitas tambang pasir Sungai Progo.
Jadwal bola malam ini 5-6 Oktober 2026 menghadirkan Indonesia vs Thailand, Jepang vs Selandia Baru, serta sejumlah laga Nations League.
Denza dan Xpeng menguasai 51,5% distribusi mobil premium Januari-Agustus 2026. BMW dan Mercedes-Benz berada di posisi berikutnya.