Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pengemis - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja terus berupaya menangani gelandangan dan pengemis (gepeng). Upaya preventif, rehabilitasi hingga reintegrasi sosial dilakukan untuk menekan keberadaan gepeng.
Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jogja, Wirawan Hario Yudho, menjelaskan dalam upaya penanganan gepeng, jajarannya melakukan berbagai upaya seperti penertiban dan penanganan.
"Untuk penertiban rutin dilakukan oleh Satpol PP Kota Jogja berdasar Perda DIY No.1/2014 tentang Penanganan Gepeng," ujarnya, Rabu (24/7/2024).
Adapun, upaya preventif dilakukan dengan memberikan pelatihan keterampilan, perluasan kesempatan kerja, serta memberikan edukasi kepada masyarakat. "Upaya rehabilitasi seperti bimbingan mental, bimbingan fisik, serta pembinaan berkelanjutan sehingga para gepeng ini memiliki kemampuan untuk hidup secara layak," katanya.
Untuk reintegrasi sosial dilakukan dengan pengembalian kepada keluarga sehingga dapat menjalankan fungsi sosialnya dengan baik sebagaimana masyarakat pada umumnya. "Ketika ada warga Kota Jogja setelah dari camp asessment Dinas Sosial DIY, maka akan dikembalikan ke keluarga dan diberi motivasi agar tidak kembali mengemis atau menggelandang," katanya.
Selain itu, Wirawan juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan uang maupun bantuan kepada gepeng karena membuat mereka betah hidup di jalan. “Salurkan uang atau bantuan melalui lembaga seperti di panti, baznas atau lembaga lainnya. Kalau diberikan di jalan hanya akan melestarikan mereka dan merusak citra Kota Jogja,” katanya.
Kabag Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jogja, Renaningtyas, mengatakan penanganan gepeng membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari semua pihak. Menurutnya, permasalahan gepeng merupakan isu yang kompleks dan membutuhkan penanganan yang komprehensif
Ia berharap dengan adanya kolaborasi dan sinergi dari semua pihak, permasalahan gepeng di Kota Jogja dapat ditangani dengan optimal. “Penanganan gepeng tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkot Jogja, penanganannya harus dilakukan bersama dan efektif," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest