Bando Selamat Datang Wonosari Dicopot, Ini Alasannya
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Teka teki siapa pendamping Bakal Calon Bupati Kustini Sri Purnomo sudah mulai menemukan titik temu. Pengurus Pondok Wahid Hasyim, Muhammad Nur Wachid atau akrab disapa Gus Wachid bakal menjadi pendamping Kustini di Pilkada Sleman.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Tim 9 PKB DIY, Umaruddin Masdar. Menurut dia, untuk tahapan pencalonan di Kabupaten Sleman sudah memasuki tahap finalisasi untuk kemudian diusulkan ke DPP.
BACA JUGA : 2 Kandidat PKB Merapat, Calon Pendamping Kustini di Pilkada Sleman Belum Juga Ditentukan
“Mudah-mudahan sebelum digelar mukmatar proses pencalonan sudah selesai dengan mengirimkan pasangan calon untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP,” katanya, Kamis (15/8/2024).
Meski demikian, Masdar mengakui Tim 9 PKB DIY, akan memanggil Bakal Calon Bupati Kustini bersama dengan Gus Wachid sebagai wakilnya. Menurut dia, proses pemilihan bakal calon wakil bupati sudah melalui proses berjenjang dari tim sembilan PKB di Kabupaten Sleman.
Sebelum dipilih Gus Wachid, kata Masdar, tim sembilan PKB Sleman pada awalnya memiliki tiga kandidat. Dua nama lain adalah Nurcholis Suharman dan Lurah Banyurejo, Saparjo.
“Setelah dikaji di tingkat kabupaten akhirnya hanya Gus Wachid yang diajukan sebagai bakal calon wakil bupati. NU dengan PKB sudah satu suara dan keputusannya kompak dan calonnya sudah sepasang,” katanya.
Rencananya dalam waktu dekat ini, tim sembilan PKB DIY memanggil duet Kustini-Gus Wahid untuk finalisasi yang kemudian diusulkan ke DPP. “Secepatnya, tapi kalau melihat agendanya pelaksanaan menunggu kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan selesai terlebih dahulu,” katanya.
Disinggung mengenai adanya surat tugas untuk Anggota DPR RI, Sukamto untuk maju di pilkada, Masdar mengakui yang bersangkutan tidak masuk dalam pengusulan dari tim sembilan di Sleman. “Calonnya hanya tiga dan tidak ada nama Pak Kamto yang diusulkan. Sesuai dengan prosedur, kalau memang diusulkan pasti akan kami proses,” katanya.
Ketua DPC PKB Sleman, R Agus Choliq belum bisa dimintai keterangan berkaitan dengan bakal calon wakil bupati pendamping Kustini Sri Purnomo. Saat coba dihubungi atau dikirim pesan singkat yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Meski demikian, di beberapa kesempatan sebelumnya, Choliq mengakui bahwa pasangan calon sudah dalam tahap finalisasi. “Kami masih dalam proses mas,” katanya beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Bupati Sleman mendorong kepatuhan pajak di tengah pertumbuhan ekonomi 6,53 persen dan menilai peran konsultan pajak semakin penting.
Timnas Indonesia menggelar latihan jelang menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026. Marselino Ferdinan masih absen karena cedera.
Bank Mandiri memprediksi inflasi Juli 2026 sebesar 0,03 persen secara bulanan. Penurunan harga pangan diperkirakan menahan kenaikan inflasi.
Suzuki XL7 terbaru hadir dengan fitur keselamatan modern, teknologi SHVS 1.500 cc, serta harga mulai Rp274,3 juta di Jakarta.
Dinkes Kulonprogo membuka lowongan Pegawai BLUD Puskesmas 2026 untuk dokter dan perawat. Simak formasi, syarat, dan jadwal pendaftarannya.