Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Arsip-Sampah terlihat menumpuk di Jalan Kusbini, Demangan, Gondokusuman, Rabu (24/7/2024). Di lokasi ini Satpol PP Kota Jogja kerap menangkap pembuang sampah liar. – Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Satpol PP Kota Jogja terus mengintensifkan operasi yustisi pada pelanggar pembuang sampah liar di Kota Jogja. Lokasi di sisi jalan Kusbini, Klitren, Gondokusuman, menjadi salah satu yang terbanyak ditemukan pelanggaran pembuang sampah liar.
Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Kota Jogja, Dodi Kurnianto, menuturkan hingga akhis Agustus ini, totalnya sudah ada 11 orang yang ditangkap di jalan Kusbini. “Total pelanggar di Kusbini sampai Agustus 2024 ada 11 pelanggar dengan denda total Rp1,05 juta,” ujarnya, Sabtu (31/8/2024).
Terakhir, Satpol PP Kota Jogja membawa ke meja sidang tiga pelanggar sampah liar di Pengadilan Negeri Jogja, pada Rabu (28/8/2024). Mereka disanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring), dengan melanggar Perda No. 10/2012 tentang Pengelolaan Sampah dan denda Rp50.000.
Ia menjelaskan Jalan Kusbini memang menjadi salah satu fokus operasi yustisi sampah liar. “Kami melaksanakan operasi yustisi di Jalan Kusbini, karena berdasarkan pengamatan kami dan informasi dari masyarakat, area itu masih saja digunakan untuk pembuangan sampah liar,” paparnya.
BACA JUGA: Dua Pembuang Sampah Liar Kembali Tertangkap di Jalan Kusbini, Denda Kali Ini Lebih Besar
Selain penegakan hukum, pihaknya juga melakukan upaya pencegahan di lokasi tersebut. “Milihat perkembangan yang ada, selain upaya represif yustisial yang kami lakukan, Satpol PP juga melakukan koordinasi dengan Kemantren dan instansi terkait utk bisa melakukan upaya preventif,” katanya.
Upaya preventif ini diantaranya penjagaan di sepanjang jalan Kusbini, mengusulkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) karena area tersebut cenderang kurag terang sehingga kerap jadi sasaran sampah liar, juga pemasangan CCTV.
Adapun di jalan Kusbini tersebut juga sudah diberikan spanduk peringatan agar jangan membuang sampah sembarangan, namun ternyata tidak efektif. “Semoga langkah-langkah tersebut bisa berdampak dan membuat masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.
Timbunan sampah liar menurutnya tidak saja terjadi di jalan Kusbini, namun juga sejumlah lokasi lainnya. “Ada beberapa titik yang sampai saat ini masih terjadi pembuangan sampah liar. Kami berkoordinasi dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Jogja untuk penanganannya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Studi terbaru menemukan 17,6% situs web baru di internet dibuat sepenuhnya oleh AI. Temuan ini kembali memunculkan perdebatan tentang Dead Internet Theory.
Rupiah menguat 0,55% ke Rp17.950 per dolar AS pada perdagangan 10 Juni 2026. Kenaikan BI Rate menjadi 5,50% menjadi pendorong utama penguatan.
Kesehatan usus penting untuk pencernaan dan penyerapan nutrisi. Simak 7 minuman alami yang dapat membantu menjaga kesehatan usus dan melancarkan pencernaan.
Pendaftaran SPMB SMP di Gunungkidul dibuka mulai 22 Juni 2026. Jalur prestasi dan afirmasi menjadi tahap pertama sebelum domisili dan mutasi.
Jadwal bola malam ini hingga Kamis pagi WIB menghadirkan laga Portugal vs Nigeria dan Inggris vs Kosta Rika dalam agenda uji coba internasional jelang Piala