Sensus Ekonomi 2026 Mulai Digelar, BPS Jogja Data Usaha Digital
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Launcing Aplikasi SIP CSR Membangun Bantul dan Pesan Sufi di Hotel Lynn Yogyakarta, Rabu (11/9/2024). Harian Jogja - St Fani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program. Pemkab Bantul meluncurkan aplikasi sistem informasi terpadu corporate social responsibility (SIP CSR) Membangun Bantul untuk mempermudah CSR dalam memberikan dukungan dalam pembangunan Bantul.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menyampaikan aplikasi SIP CSR Membangun Bantul merupakan aplikasi berbasis web yang digagas untuk memudahkan masyarakat dalam pengajuan proposal usulan program kegiatan. Dalam aplikasi tersebut, perusahaan dapat melakukan pelaporan penyaluran dana tanggung jawab sosialnya secara lebih efektif dan efisien. Sebab dapat mengunggah laporan pertanggungjawaban CSR melalui aplikasi tersebut.
"Saya mengapresiasi peluncuran aplikasi yang berperan strategis mendukung pembangunan di Bantul," katanya dalam Launcing Aplikasi SIP CSR Membangun Bantul dan Pesan Sufi di Hotel Lynn Yogyakarta, Rabu (11/9/2024).
Dia menuturkan saat ini Pemkab Bantul masih berupaya untuk menurunkan angka stunting dan tingkat kemiskinan di Bantul. Dalam penanganan dia permasalahan tersebut, Pemkab Bantul memprioritaskan pembangunan manusia dalam berbagai program. Menurutnya, pembangunan manusia akan mampu menopang pembangunan daerah.
"Dengan sumber daya manusia yang unggul, maka dengan sendirinya akan dapat memecahkan tantangan yang ada," ujarnya.
Halim berharap dunia usaha melalui program CSR dapat berkolaborasi dengan berbagai program pembangunan di Bantul. Selain itu, harapannya aplikasi SIP CSR Membangun Bantul dapat memudahkan kolaborasi tersebut.
BACA JUGA: Diduga Keracunan, 4 Siswa SD Swasta di Bantul Masuk Rumah Sakit
Melalui aplikasi tersebut, proses pengajuan aspirasi masyarakat diharapkan menjadi lebih mudah dan dapat ditangkap oleh perusahaan dengan cepat. Perusahaan juga dapat memilih untuk menyalurkan CSR yang sesuai dengan tema atau fokus dari perusahaan itu sendiri.
Menurut Halim, Bappeda Bantul melalui aplikasi tersebut dapat melakukan verifikasi usulan program kegiatan dari masyarakat. Serta monitoring dan evaluasi program CSR dari perusahaan. Kemudian hasil verifikasi, monitoring dan evaluasi tersebut dapat dijadikan bahan perencanaan program di tahun-tahun mendatang.
"Saya berharap ini dapat memperkuat kemitraan antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Saling mendengarkan, berbagi pengalaman, dan bersama-sama menghadirkan program-program yang terbaik untuk memajukan Bantul," ucap Halim.
Sementara itu, Kepala Bappeda Bantul Ari Budi Nugroho menyampaikan selama ini monitoring program yang dilakukan bersama CSR masih dilakukan secara manual. Menurut Ari, aplikasi berbasis web tersebut akan memudahkan monitoring program kerjasama dengan CSR.
"Ini Aplikasi SIP CSR Membangun Bantul] akan memudahkan Bappeda dalam perencanaan [kegiatan yang didanai CSR]," katanya.
Selain itu, Bappeda Bantul juga meluncurkan pengelolaan warisan dunia sumbu filosofi (pesan sufi) dalam pelestarian sumbu filosofi.
"Harapannya ke depan, pengelolaan sumbu filosofi bisa memberikan manfaat yang lebih baik dan luas bagi masyarakat. Kami sedang menyusun rencana aksi terhadap pengelolaan sumbu filosofi [di wilayah Bantul]," ujar Ari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Kota Jogja menggandeng RT/RW untuk mencegah penolakan saat Sensus Ekonomi 2026. Pendataan usaha digital jadi fokus utama.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.