Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Ilustrasi Pilkada - Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—KPU Sleman melakukan pergantian antar waktu (PAW) untuk anggota Panitia Pemilihan Kapanewon (PPK) Kalasan, Kamis (12/9/2024). Pergantian dilakukan karena ada salah seorang anggota yang mengundurkan diri sebagai petugas pemilihan di Pilkada 2024.
Anggota KPU Sleman Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Huda Al Amna mengatakan, minggu lalu menerima surat pengunduran diri Priska Yunita Adiyanti sebagai anggota PPK Kalasan. Adapun alasan mundur, yang bersangkutan harus bekerja ke luar daerah sehingga tidak bisa menjalankan ketugasannya sebagai panitia pemilihan di kapanewon.
Berdasarkan surat tersebut, sambung dia, KPU langsung melakukan klarifikasi perihal pengunduran diri tersebut atas dasar permintaan sendiri dan tanpa adanya paksaan. “Sudah kami klarifikasi, makanya hari ini dilakukan PAW agar komposisi PPK di Kalasan tetap lengkap lima orang,” kata Huda, Kamis siang.
Dia menjelaskan, didapam proses PAW dipastikan tidak ada seleksi ulang. Pasalnya, di Kapanewon Kalasan ada calon yang masuk daftar tunggu sehingga saat ada petugas mundur atau berhalangan tetap bisa langsung digantikan.
“Penggantinya atas nama Khorina Ayu Puspasari. Ia menduduki rangking enam dalam rekerutmen serentak PPK pilkada beberapa waktu lalu,” katanya.
Huda menambahkan, proses PAW berjalan dengan lancar. Ia juga berpesan kepada anggota PPK Kalasan yang baru segera beradaptasi untuk menjalankan ketugasannya didalam tahapan Pilkada Sleman 2024.
Ketua KPU Sleman, Ahmad Baehaqi mengatakan, tahapan pilkada 2024 terus berjalan. Untuk saat ini sudah memasuki pencalonan dan pendaftaran sudah terlaksana pada 27-29 Agustus 2024 lalu.
Menurut dia, tahapan ini masih melalui beberapa proses karena baru ditetapkan calonnya pada 22 September mendatang. “Ada dua bakal calon yang maju di Pilkada Sleman. Untuk calon dari jalur perseorangan tidak ada karena keduanya maju lewat jalur partai,” katanya.
Dia menambahkan, setelah tahapan pencalonan akan dilanjutkan ke tahapan kampanye. Rencananya kampanye berlangsung mulai 25 September hingga 23 November. “Pemilihan akan dilaksanakan di 27 November. Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar di semua tingkatan mulai dari TPS, PPS, PPK hingga KPU kabupaten,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.