Produksi Ikan Budidaya Sleman Tembus 29.167 Ton hingga Juni 2026
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Mobil tangki air milik BPBD Gunungkidul saat meyalurkan bantuan kepada warga di Dusun Kwarasan Kulon, Kedungkeris, Nglipar. foto diambil beberapa waktu lalu. /Ist- dok BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul tak bisa menggunakan armadanya untuk menyalurkan air bersih ke warga terdampak kekeringan karena terkendala dana pembelian Dexlite.
Kepala Seksi Logistik dan Peralatan BPBD Gunungkidul Arif Prasetyo Nugroho memaparkan dana penyaluran yang diambilkan dari kantong anggaran belanja tak terduga tidak menganggarkan dana untuk pembelian bahan bakar.
“Penyaluran akhirnya menggunakan rekanan karena pembiayaan penggunaan Dexlite mahal. Nantinya penyaluran air bersih yang dari pos BTT memakai armada lokal di kapanewon,” ungkapnya, Kamis (12/9/2024).
Sebenarnya armada tangki air milik BPBD masih bisa digunakan untuk penyaluran air bersih namun syaratnya adalah program penyaluran berasal dari swasta sebagai donatur. Dengan begitu, anggaran pembelian bahan bakar juga ditanggung donatur.
Arif menerangkan pada program penyaluran air bersih sebelumnya, target penyaluran tidak tercapai. Dari 1.000 tangki hanya 980 tangki yang terdistribusikan lantaran terjadi kenaikan harga Dexlite dari Rp14.550 per liter pada Juli menjadi Rp15.350 pada Agustus.
BACA JUGA: Bong Suwung Jogja Segera Dikosongkan, Warga Mengadu ke Kompleks Kepatihan
“Kalau harga bahan bakar naik, tentunya terjadi kendala. Contoh kalau pembelian bahan bakar sudah teranggarkan untuk 100 liter, BPBD tidak bisa beli sebanyak itu apabila terjadi kenaikan harga,” tuturnya.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono menyampaikan realisasi distribusi air bersih dari 1.000 tangki hanya tersalurkan 980 tangki. Dari donatur ada 189 tangki dan kapanewon ada 1.219 tangki. Total ada 21 kalurahan yang menjadi sasaran penyaluran air bersih.
Kepala Bidang Perdagangan Disdag Gunungkidul Ris Heryani mengatakan Dexlite termasuk nonsubsidi sehingga harganya cenderung naik turun. “Tidak ada pengecualian untuk BPBD. Solar subsidi tidak ada untuk kegiatan penyaluran air bersih,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Indonesia mengirim 432 atlet untuk bertanding pada 35 cabang olahraga di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
OpenAI menyelidiki dugaan agen AI yang lolos pengawasan internal. Kasus serupa di Anthropic memicu desakan regulasi keamanan AI yang lebih ketat.
Maestro seni lukis Nasirun wafat di Bantul. Sahabat mengenang hari-hari terakhir, sosoknya yang rendah hati, dan tawa yang tak pernah hilang.
Polresta Magelang menggagalkan dugaan tawuran pelajar di Ngluwar. Sebanyak 12 orang diamankan dan tiga celurit disita sebagai barang bukti.
Kemenkeu memastikan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dipisahkan dari anggaran pendidikan mulai APBN 2028 sesuai putusan MK.