Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman Baru Mencapai Rp6,3 Miliar
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto./Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto resmi menjabat Plt Bupati Gunungkidul per Selasa (24/9/2024). Segala wewenang dan tugas Bupati yang dijabat Sunaryanta dilimpahkan ke Heri Susanto. Salah satunya adalah ikut mengarahkan Rancangan APBD 2025.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri menyatakan bahwa Wabup langsung menjalankan tugas selaku Plt Bupati sebagaimana mestinya. “Waktu pengukuhan di Kepatihan Pak Heri memang tidak ikut dikukuhkan. Nomenklaturnya beda dengan yang di Sleman dan Bantul,” kata Suhartanta, Rabu (25/9/2024).
Suhartanta menambahkan SK penunjukkan sebagai Plt telah Heri terima dari Pemda DIY. Heri setidaknya akan menjabat selama dua bulan ke depan hingga 23 November 2024. Setelah itu, Sunaryanta akan kembali menjabat ke posisi semula sebagai Bupati.
Adapun tugas yang perlu dilanjutkan Heri adalah pembahasan APBD 2025, sembari menunggu kelengkapan alat kelengkapan (Alkap) Dewan . “Sembari menjaga situasi dan kondsi agar Pilkada berjalan aman dan tertib. Arahan juga langsung dari Gubernur DIY,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Dokter mengingatkan obesitas pada perempuan merupakan penyakit kronis yang meningkatkan risiko gangguan reproduksi, kehamilan, dan penyakit jantung.
Bandara Soekarno-Hatta siap melayani operasional perdana Airbus A380 Emirates pada 8 Agustus 2026 untuk mendukung laga Chelsea vs AC Milan.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI My Esti Wijayati mendukung Sekolah Rakyat Kulonprogo, namun meminta pemerintah mematangkan perencanaan dan evaluasi pelaksanaannya.
Dino Patti Djalal meminta perubahan iklim menjadi prioritas utama dunia dan mendorong Indonesia mempercepat target 100 GW energi surya.