Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Puluhan PKL Tri Dharma mendatangi kantor UPT PKCB Kota Jogja, Selasa (1/10/2024)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Di kalangan PKL Teras Malioboro (TM) 2 beredar isu jika luasan lapak di tempat relokasi anya 60x60 cm persegi. UPT Pengelola Kawasan Cagar Budaya (PKCB) Kota Jogja pun mengklarifikasi hal ini dan memastikan jika lapak di tempat relokasi tidak lebih kecil dari yang ditempati para pedagang saat ini.
Kepala UPT PKCB Kota Jogja, Ekwanto, menjelaskan tempat relokasi PKL TM 2 nantinya ada di dua lokasi, yakni di ketandan dan di Beskalan. Ia memastikan di dua lokasi tersebut mampu menampung semua PKL dari TM 2. “Sudah sesuai persis [jumlah PKL],” ujarnya, Selasa (1/10/2024).
Ia mengklarifikasi kekhawatiran para PKL terkait kondisi tempat relokasi, salah satunya terkait luasan lapak. Menurutnya, beberapa PKL mendapat informasi yang salah yakni luasan lapak hanya 60x60 cm persegi, jauh lebih kecil dibanding yang ditempati PKL sekarang, 125x125 cm persegi.
“Lapak sudah jelas, ukurannya ga segitu [60x60 cm persegi]. Yang benar itu totalnya 100x120 cm persegi. itu sama semuanya. Jadi tidak benar ketika disampaikan itu [60x60 cm persegi]. Mereka sebenarnya sudah tahu,” ungkapnya.
BACA JUGA: Paguyuban PKL Malioboro Kecewa Tak Ditemui Perwakilan UPT Malioboro
Kemudian informasi tidak benar lainnya menurutnya yakni tidak adanya pintu untuk akses pedagang. “Masak pemerintah memberikan sesuatu tidak ada pintunya. Besok pintunya ada tiga, dari utara, dari timur,” kata dia.
Lalu terkait validasi pedagang yang selama ini dipermasalahkan PKL Tri Dharma, menurutnya hal ini diperlukan untuk meng-update data PKL. “Kita semua ini kan tidak selamanya hidup. Dalam kurun waktu sekian itu kan ada yang meninggal dan sebagainya, makanya perlu divalidasi lagi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan Gubernur HB X, Sri Sultan HB X yang memintanya untuk mengajak relokasi pedagang yang mau saja. “Dijak relokasi sing gelem gelem wae, sing ra gelem ditinggal wae. Itu Ngarso Dalem. Ga akan maksa kami,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.
Wacana pembatasan BBM subsidi untuk desil 9-10 berpotensi berdampak pada 51 juta warga kelas menengah dan calon kelas menengah.
Kejagung memastikan kasus transfer pricing PT Toba Pulp Lestari berbeda dari laporan Purbaya Yudhi Sadewa dan rugikan negara Rp2 triliun.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.