Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA—Polresta Jogja memusnahkan sebanyak 2.030 botol minuman keras (miras) baik pabrikan maupun oplosan, Selasa (22/10/2024). Miras-miras tersebut disita dari sejumlah lokasi, mengacu pada izin yang dimiliki lokasi tersebut.
Wakapolresta Jogja, AKBP Rudi Setiawan, menjelaskan operasi miras dilaksanakan selama 4-18 Oktober 2024. “Dari kegiatan Operasi Miras tersebut berhasil mengamankan miras totalnya 2.030 botol, empat derigen miras dan 21 plastik miras,” katanya.
BACA JUGA: Pemda DIY Minta Kabupaten Kota Perkuat Pengawasan Soal Peredaran Miras
Adapun rincian miras tersebut yakni miras pabrikan atau bermerk sebanyak 972 botol berbagai ukuran, sementara miras oplosan atau tidak bermerk sebanyak 1.058 botol, empat derigen dan 21 plastik. “Pemusnahannya dengan dituang ke wastafel yang dialirkan langsung ke selokan. Botol dihancurkan di tempat lain,” paparnya.
Kasat Reskrim Polresta Jogja, Kompol Probo Satrio, menjelaskan miras-miras tersebut disita dari beberapa tempat yang dilakukan lintas fungsi, seperti dari Satreskrim, Satresnarkoba dan polsek. Penyitaan dilakukan berdasarkan izin yang dimiliki di setiap lokasi.
“Termasuk yang di kafe-kafe. Jadi kalau dia kami datangi, dilihat punya izinnya apa. Kan ada golongan miras A, B, C. Kalau punya izinnya yang A, tapi punya miras golongan B dan C, maka yang B dan C kami sita. Tapi kalau dia punya izinnya semua ya sudah [tidak disita],” ungkapnya.
Dari operasi ini, polisi memberikan pembinaan dan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) bagi para pemilik tempat usaha. “Kalau rumahan gitu kami lakukan pembinaan. Kalau sudah pakai jasa-jasa [pengiriman], kami kenakan tipiring. Perda miras yang kami pakai,” kata dia.
Kepala Satpol PP Kota Jogja, Octo Noor Arafat, menyampaikan pihaknya selama beberapa bulan terakhir sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencegah peredaran miras. Ia juga mendorong DPRD Kota Jogja untuk segera memperbarui perda miras yang sudah lama.
“Perda Minuman Beralkohol yang kita miliki yakni Perda Kota Jogja No. 7/1953. Jadi sudah terlalu kadaluarsa. Harapannya bisa diperbarui sehingga akan lebih membatasi peredaran miras di Kota Jogja sesuai ketentuan dan kearifan masyarakat,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.
MotoGP Adelaide 2027 terancam batal setelah gugatan lingkungan menghentikan pembangunan sirkuit. 400 pohon berpotensi ditebang, debut pun tidak aman.