Ubur-Ubur Menghilang dari Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tetap Waspada
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Ketua DPD APSI DIY Burhanul Akbar (kanan nomor 2) saat berfoto bersama Kakorbinmas Barhakam Polri Irjen Edy Murwobo saat Rakernas APSI, Kamis (31/10/2024). - ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) DIY mendukung upaya pembentukan kode etik profesi satpam. Di sisi lain, juga ada upaya meningkatkan keahlian melalui program sertifikasi kepada anggotanya.
Ketua DPD APSI DIY, Burhanul Akbar mengatakan, keberadaan kode etik profesi satpam sangat dibutuhkan karena bisa menjadi panduan bagi anggotanya dalam menjalankan ketugasan yang dimiliki. Oleh karenanya, ia mendorong agar segera dibentuk dan disahkan, untuk kemudian diberlakukan.
“Kode etik ini sangat penting untuk jadi pedoman agar para satpam lebih professional dalam menjalankan segala ketugasannya,” kata Burhanul di sela-sela kegiatan Rakernas di The Alana Hotel di Jalan Palagan Km7 Sleman, Jumat (1/11/2024).
Dia menjelaskan, keberadaan satpam juga tidak bisa sendirian karena terus bersinergi dengan kepolisian. Oleh karena itu, APSI terus menjadi mitra yang baik bersama dengan Binmas Polda DIY.
“Kemitraan ini sangat penting. Selain sebagai mentor, juga untuk membina agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Burhanul menambahkan, untuk kelembagaan, asosiasi profesi satpam di DIY telah terbentuk semua kabupaten dan kota sudah didirikan ASPI. “Gunungkidul, Sleman, Kota Jogja, Bantul dan Kulonprogo sudah ada kepengurusan ASPI untuk wadah keanggotaan Satpam di wilayah DIY,” katanya.
BACA JUGA: Satpol PP DIY Gencarkan Razia Miras Ilegal Melibatkan Masyarakat
Disinggung mengenai keanggotaan, Burhanul mengakui hingga sekarang sudah ada lebih dari 20.000 keanggotaan. Ia mengklami mayoritas anggota sudah memiliki sertifikasi keahlian sebagai satpam.
“Memang ada yang belum bersertifikat, tapi jumlahnya tidak banyak karena 20.000 anggota sudah mengantongi sertifikasi. Kami berkomitmen agar ke depannya seluruh anggota bisa memiliki sertifikat keahlian, sebab sertifikasi ini penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan,” ungkapnya.
Dirbinmas Polda DIY, Kombes Tartono memberikan selaman atas terselanggaranya rakernas di DIY. Ia berharap keberadaan satpam bisa semakin professional dalam menjalankan ketugasannya serta humanis dalam mengghadapi suatu persoalan.
“Harus mengedepankan adab. Tidak boleh main hakim sendiri dan harus bisa mengamankan pelaku atau korban agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Ini penting, sebagai mitra polisi juga tidak boleh berperilaku seenaknya,” kata Tartono. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Persija Jakarta menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Shin Tae-yong mewaspadai Gustavo Almeida, mantan striker Persija.
Malioboro full pedestrian ditarget mulai 1 November. Pemda DIY masih mengatur lalu lintas, akses hotel, bongkar muat, dan wisatawan.
Data WINA menempatkan Indonesia dalam tiga besar negara dengan konsumsi mi instan terbanyak. Simak peringkat total dan konsumsi per kapita.
Empat musisi, termasuk Finneas dan Lukas Graham, mundur dari tur Ed Sheeran setelah Macklemore dikeluarkan menyusul pernyataannya soal Palestina.
Gempa M2,7 mengguncang Kabupaten Bandung pada Kamis pagi. Getaran dirasakan di Pangalengan, Talegong, dan Cisewu. BMKG menjelaskan aktivitas sesar aktif.