Siaga Hadapi Potensi Bencana Meteorologi, BPBD Gunungkidul Tambah Stok 150 Paket Logistik

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Kamis, 14 November 2024 17:57 WIB
Siaga Hadapi Potensi Bencana Meteorologi, BPBD Gunungkidul Tambah Stok 150 Paket Logistik

Ilustrasi suasana evakuasi rumah roboh terdamapak tanah longsor di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul./Istimewa-BPBD Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul akan melakukan tambahan pengadaan 150 paket logistik pada triwulan IV/2024 sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi dampak bencana hidrometeorologi.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan ada dua jenis paket, yaitu paket besar dengan harga Rp400.000 dan kecil Rp200.000.

Selain paket logistik, BPBD juga masih memiliki anggaran untuk menyewa alat berat seperti ekskavator dan truk. Alokasi sewa hanya terbatas untuk empat hari. “Sewa alat berat sudah terpakai 60 persen ketika Februari 2024 lalu,” kata Purwono, Kamis (14/11/2024).

Purwono menambahkan Pemkab Gunungkidul juga telah menerbitkan imbauan peringatan musim pacaroba. Surat imbauan yang ditandatangani Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta tersebut menerangkan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, puting beliung, dan hujan es.

Ada sembilan poin dalam surat yang disampaikan ke para lurah dan panewu/ camat tersebut. Beberapa di antaranya, yaitu mengaktifkan posko siaga bencana di kalurahan dan kapanewon; memastikan papan reklame yang ada di lingungan terdekan masih kokoh dan kuat apabila terjadi angin kencang; dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu terjadinya banjir dan wabah penyakit.

BACA JUGA: DIY Siaga Bencana Hidrometeorologi, Ancaman Longsor dan Banjir Mengintai

Hal lain yang tidak kalang penting adalah menginformasikan kejadian bencana yang menimbulkan kerugian melalui BPBD Gunungkidul di nomor 0274394091 dan UPT Pemadam Bahaya Kebakaran di 0274391113. “Surat sudah disampaikan ke para lurah dan panewu Senin pekan ini. Kemarin,” katanya.

Anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) BPBD Gunungkidul, Kismaya Wibowo mengatakan ada sebelas kejadian selama Rabu (13/11/2024) akibat hujan disertai angin.

Mayoritas kejadian berkaitan dengan pohon tumbang dan kerusakan pada atap rumah. Salah satu kejadian, yaitu dahan patah dan menimpa kabel dan warung di Kapanewon Ponjong. Kejadian dahan patah dapat diantisipasi dengan pemangkasan sebagaimana surat imbauan Pemkab Gunungkidul.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online