Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Ilustrasi suasana evakuasi rumah roboh terdamapak tanah longsor di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul./Istimewa-BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul akan melakukan tambahan pengadaan 150 paket logistik pada triwulan IV/2024 sebagai upaya kesiapsiagaan menghadapi dampak bencana hidrometeorologi.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan ada dua jenis paket, yaitu paket besar dengan harga Rp400.000 dan kecil Rp200.000.
Selain paket logistik, BPBD juga masih memiliki anggaran untuk menyewa alat berat seperti ekskavator dan truk. Alokasi sewa hanya terbatas untuk empat hari. “Sewa alat berat sudah terpakai 60 persen ketika Februari 2024 lalu,” kata Purwono, Kamis (14/11/2024).
Purwono menambahkan Pemkab Gunungkidul juga telah menerbitkan imbauan peringatan musim pacaroba. Surat imbauan yang ditandatangani Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta tersebut menerangkan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, puting beliung, dan hujan es.
Ada sembilan poin dalam surat yang disampaikan ke para lurah dan panewu/ camat tersebut. Beberapa di antaranya, yaitu mengaktifkan posko siaga bencana di kalurahan dan kapanewon; memastikan papan reklame yang ada di lingungan terdekan masih kokoh dan kuat apabila terjadi angin kencang; dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat memicu terjadinya banjir dan wabah penyakit.
BACA JUGA: DIY Siaga Bencana Hidrometeorologi, Ancaman Longsor dan Banjir Mengintai
Hal lain yang tidak kalang penting adalah menginformasikan kejadian bencana yang menimbulkan kerugian melalui BPBD Gunungkidul di nomor 0274394091 dan UPT Pemadam Bahaya Kebakaran di 0274391113. “Surat sudah disampaikan ke para lurah dan panewu Senin pekan ini. Kemarin,” katanya.
Anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) BPBD Gunungkidul, Kismaya Wibowo mengatakan ada sebelas kejadian selama Rabu (13/11/2024) akibat hujan disertai angin.
Mayoritas kejadian berkaitan dengan pohon tumbang dan kerusakan pada atap rumah. Salah satu kejadian, yaitu dahan patah dan menimpa kabel dan warung di Kapanewon Ponjong. Kejadian dahan patah dapat diantisipasi dengan pemangkasan sebagaimana surat imbauan Pemkab Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.
BGN menemukan yayasan meminta setoran per ompreng kepada mitra MBG. Sudaryono menyebut praktik tersebut bermula dari kepemimpinan sebelumnya.
Kulonprogo mengintegrasikan data pernikahan dan adminduk melalui Kado Nikah serta Bela Akta Pro untuk mempercepat layanan dokumen warga.
Tiga pos Damkar Sleman sudah berdiri, tetapi Pos Damkar Prambanan belum beroperasi karena terkendala SDM dan sarana prasarana.