6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Jajaran Disbud DIY saat memaparkan tentang penghargaan kebudayaan kepada sejumlah individu, Selasa (26/11/2024)
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) akan memberikan penghargaan kepada 28 individu berprestasi luar biasa dalam bidang pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan DIY. Penghargaan tersebut akan diserahkan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada acara yang digelar Kamis (28/11/2024) mendatang, di Kompleks Kepatihan.
Acara ini akan menjadi bagian dari upaya Pemda DIY untuk memberikan apresiasi kepada mereka yang telah berkontribusi besar terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Jogja. Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Laksmi Pratiwi mengungkapkan bahwa penghargaan ini terdiri dari empat jenis, yang mencakup berbagai kategori prestasi di bidang kebudayaan.
BACA JUGA: Pemda DIY Gelar Kelana Humas, Branding Sumbu Filosofi Lewat Lensa Kreatif Generasi Muda
Dian menjelaskan bahwa penghargaan pertama, Anugerah Maha Adi Dharma Budaya, akan diberikan kepada individu yang telah berjasa luar biasa di bidang kebudayaan dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara. Kriteria penerima penghargaan ini adalah mereka yang memiliki dedikasi tinggi dalam pelestarian objek kebudayaan yang langka atau nyaris punah, serta telah berkiprah sekurang-kurangnya selama 35 tahun dan berusia di atas 60 tahun.
“Individu yang menerima penghargaan ini harus menjadi satu-satunya maestro dalam bidang kebudayaan yang mereka tekuni, dan jasanya diakui di tingkat DIY, nasional, bahkan internasional,” jelas Dian, Selasa (26/11/2024).
Sementara itu, Anugerah Maha Bakti Budaya akan diberikan oleh Wakil Gubernur DIY, dengan kriteria penerima yang memiliki jasa besar di bidang kebudayaan dan diakui secara luas di tingkat DIY maupun nasional. Para penerima penghargaan ini diharapkan telah mengabdikan diri minimal selama 20 tahun dan memiliki komitmen kuat dalam melestarikan objek kebudayaan serta mewariskan pengetahuan mereka kepada generasi muda.
BACA JUGA: Ini Upaya Pemda DIY Dorong Investor Syariah
Untuk kategori Adikara Cipta Budaya, penghargaan akan diberikan kepada individu yang telah memberikan kontribusi besar dalam menciptakan karya yang menginspirasi masyarakat DIY. Penerima penghargaan ini diharapkan memiliki pengalaman minimal 10 tahun dalam bidang kebudayaan dan telah menghasilkan karya yang menjadi referensi penting dalam masyarakat.
Selain itu, Penghargaan Upakarya Budaya juga akan diberikan kepada mereka yang melahirkan gagasan, pemikiran, dan tindakan yang berpengaruh besar dalam pemeliharaan dan pengembangan kebudayaan. Penghargaan ini diberikan kepada individu atau kelompok yang telah menunjukkan dedikasi minimal selama 10 tahun dalam pengembangan objek kebudayaan yang mereka tekuni.
Dian menambahkan bahwa Anugerah Kebudayaan DIY ini bertujuan untuk memberikan ruang apresiasi bagi para pegiat dan tokoh kebudayaan yang telah berperan aktif dalam pelestarian kebudayaan. "Kami berharap penghargaan ini dapat memberikan dukungan moral dan motivasi bagi para pelaku kebudayaan di DIY, serta mendorong pengembangan kebudayaan yang lebih maju," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.