Jalan Penghubung Kulonprogo-Magelang Sempat Tertutup Longsor

Triyo Handoko
Triyo Handoko Minggu, 08 Desember 2024 12:57 WIB
Jalan Penghubung Kulonprogo-Magelang Sempat Tertutup Longsor

Proses evakuasi material longsor di Jalan Dekso-Muntilan, Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang pada Sabtu (7/12/2024) kemarin. Harian Jogja/Triyo Handoko

Harianjogja.com, KULONPROGO--Tanah longsor terjadi di ruas Jalan Dekso-Muntilan, Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang pada Sabtu (7/12/2024) kemarin. Longsor pertama terjadi pada Jumat sore (6/12/2024) yang menyebabkan jalan provinsi itu ditutup.

Kemudian pembersihan dilakukan sejak Sabtu pagi yang sekarang kondisinya sudah normal kembali. Longsor disebabkan tebing di timur jalan yang banyak pepohonannya rubuh dan menutupi bahu jalan.

Meskipun Jalan Dekso-Muntilan sudah kembali normal tapi material tanah masih tersisa di saluran drainase sebelah timur jalan. Kepala BPBD Kulonprogo, Taufik Prihadi memastikan pembersihan saluran drainase tersebut akan rampung paling tidak Senin (9/12/2024) besok.

Taufik menerangkan kawasan tersebut memang rawan longsor. "Beberapa rambu-rambu sudah kami pasang sehingga kami minta pengendara dan masyarakat lebih berhati-hati," jelasnya.

BACA JUGA: 6 Kejadian Longsor Melanda Kulonprogo dalam Sepekan Terakhir, BPBD Ingatkan Warga Waspada

Pembersihan yang dilakukan BPBD Kulonprogo atas material longsor di bahu jalan, jelas Taufik, dengan alat berat. "Mengingat itu jalan provinsi maka yang mengelola drainase dan pepohonan di pinggirnya juga provinsi, ini sudah kami koordinasikan juga agar dibantu evakuasinya," paparnya.

Sementara Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Budi Prastawa menjelaskan kejadian longsor di kawasan tersebut memang kerap terjadi. "Kejadian terakhir sebelum ini pada tahun lalu," terangnya.

Terkadang longsor di bahu jalan, menurut Budi, tidak terlaporkan sehingga pengendara mesti ekstra hati-hati pada musim penghujan ini. "Terutama saat malam hari, kami imbau agar pengendara lebih hati-hati lagi," katanya.

Budi juga meminta masyarakat lebih perhatian dengan lingkungan sekitarnya. "Terutama jika ada potensi kebencanaan tolong disampaikan ke kami agar bisa dimitigasi, atau kalau sudah terjadi dilaporkan agar masyarakat yang lain juga dapat hati-hati jika melewati kawasan tertentu," tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online