Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi Stadion Maguwoharjo./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Anggota DPRD Sleman, Y Gustan Ganda belum lama ini menggelar inseksi mendadak (sidak) terhadap pembangunan Stadion Maguwoharjo, Depok. Dari sidak itu diketahui proses pembangunan ternyata belum selesai sepenuhnya, padahal kontrak pengerjaan berakhir Desember ini.
“Masih belum selesai karena progresnya baru sekitar 90 persen,” kata Gustan, Rabu (18/12/2024).
Dia menjelaskan, revonasi Stadion Maguwoharjo merupakan program Pemerintah Pusat karena dibiayai melalui APBN. Di satu isi, Gustan mengucapkan terima kasih atas perhatiannya untuk merenovasi stadion kebanggaan warga Sleman ini.
Meski demikian, kata dia, pembangunan tetap harus diperhatikan karena harus benar-benar dipastikan selesai dikerjakan. Menurut dia, untuk saat sekarang belum layak untuk diserahterimakan ke pemkab. “Memang belum selesai dan kami tidak mau menerimanya. Tanggung jawab rekanan yang mengerjakan harus benar-benar diselesaikan,” kata politisi PDI Perjuangan ini.
Gustan mengungkapkan, dari hasil sidak ada beberapa catatan yang harus diperhatikan. Salah satunya menyangkut dengan drainase lapangan dinilai bermasalah.
Hal ini dikarenakan sebelum dilakukan renovasi, drainase berjalan dengan baik. “Sekarang malah ada genangan saat terjadi hujan. Padahal sebelum dibangun kualitasnya bagus, tetapi malah menurun,” ungkapnya.
Selain itu, juga ada kendala berkaitan dengan keberadaan stand kamera. Fasilitas media ini dinilai mengganggu pandangan para penonton. “Peliputan media memang penting, tetapi keberadaannya tidak boleh mengganggu pemandangan penonton.
Diketahui proyek pembangunan Stadion Maguwoharjo dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Pengerjaan telah dimulai sejak 27 Desember 2023 dengan pelaksanaan 355 hari.
BACA JUGA: Renovasi Stadion Maguwoharjo Sleman Disesuaikan dengan Standar FIFA
Adapun pengerjaan meliputi struktur kolom dengan model jacketing, penambahan kursi singel, pergantian rumput lapangan, pembuatan tribun difabel. “Intinya harus diselesaikan karena kalau belum selesai diserahkan, malah bisa timbul masalah. Namanya standar internasional harus benar-benar diperhatikan dan disesuaikan dengan standarnya,” katanya.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat dikonfimasi tentang pembangunan Stadion Maguwoharjo belum bisa berkomentar panjang. Ia berdalih belum melihat perkembangan dari renovasi stadion tersebut. “Besok baru mau melihat langsung ke stadion berkaitannya dengan renovasi,” katanya.
Meski demikian, dia mengakui bahwa pembangunan harus selesai Desember ini. “Itu kan pembangunan pakai APBN. Kalau proses penyerahan ke Pemkab Sleman hingga saat ini belum ada. Yang jelas, harus diselesaikan pengerjaannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.