GIFTS 2026 UGM Hasilkan 51 Kerja Sama, 79 Startup Temui Investor
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
Foto ilustrasi gaji/tunjangan hari raya - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL--Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul mengaku keberatan dengan kenaikan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Bantul tahun 2024. Meski begitu, PHRI Bantul tetap meminta manajemen hotel dan restoran menjalankan aturan pengupahan tersebut.
Ketua PHRI Bantul Yohanes Hendra menuturkan kenaikan UMSK Bantul pada sektor hotel dan restoran jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan UMK Bantul tahun 2024. Kenaikan UMSK Bantul sektor hotel dan restoran mencapai 8,5% sementara kenaikan UMK Bantul mencapai 6,5%. Dengan adanya kenaikan UMSK pada sektor hotel dan restoran tersebut, maka rata-rata pekerja menerima upah minimum sekitar Rp2,6 juta per orang per bulan.
Upah tersebut diterapkan bagi pekerja di hotel dan restoran baik berskala kecil, menengah hingga besar.
"Aturan tersebut [kenaikan UMSK] wajib dijalankan, dari manajemen walaupun keberatan tetap harus dijalankan," kata Hendra, Jumat (20/12/2024).
Dalam penetapan UMSK tersebut, Hendra juga menyayangkan menetapkan UMSK yang mendekati akhir tahun. Padahal, menurut Hendra, pihak manajemen hotel dan restoran telah mengatur biaya operasional, kebutuhan tenaga kerja dan upah pekerja untuk tahun depan. Dengan adanya kenaikan UMSK tersebut, menurut Hendra, manajemen hotel dan restoran perlu menghitung kembali upah pekerja yang telah dirumuskan.
BACA JUGA: SPSI di Bantul Menerima Kenaikan UMK
"Kita bulan kemarin [November] sudah membuat budget tahun 2025, kami harus merubah upah, dan jaminan kesehatan," katanya.
Dia menambahkan, manajemen hotel dan restoran di Bantul juga cukup keberatan dengan adanya kenaikan PPN hingga 12%. Menurutnya, kedua hal tersebut semakin menambah beban operasional bagi manajemen hotel dan restoran.
Sementara menurut Hendra, okupansi hotel dan restoran di Bantul cenderung stagnan dibawah 50% selama low season, dan sekitar 75% selama high season.
Hendra pun mendorong agar pekerja di sektor hotel dan restoran meningkatkan kemampuan. Menurutnya, kemampuan menjadi prioritas bagi manajemen hotel dan restoran untuk tetap mempertahankan pekerja di tengah kenaikan upah yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
DPRD Kulonprogo menilai retribusi digital Pantai Glagah masih berpotensi bocor. CCTV dan pengawasan pengunjung dinilai perlu diperkuat.
Cinema Day 2026 digelar 27 Oktober dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Cek harga CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan ketentuannya.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.