Produksi Ikan Budidaya Sleman Tembus 29.167 Ton hingga Juni 2026
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul sedang membawa Lurah Sampang, Suharman ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Yogyakarta, Senin (30/12/2024).- ist/Kejari Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Lurah Sampang non-aktif, Suharman akhirnya ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Yogyakarta atau Lapas Wirogunan pada Senin (30/12/2024). Suharman ditahan setelah menjadi tersangka penambangan Tanah Kas Desa (TKD) Sampang.
Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunungkidul Gunungkidul, Sendhy Pradana Putra mengatakan penyidik Kejari telah menyerahkan tersangka dan barang bukti (BB) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Penahanan tahap pertama tersebut mereka lakukan selama 20 hari ke depan.
BACA JUGA: Update Kasus Penambangan TKD Sampang, Kejari Gunungkidul Panggil 36 Saksi
“Kalau secara tanggal di kalender, penahanan tahap pertama habis di tanggal 18 Januari 2025,” kata Sendhy ditemui di Kejari, Senin (30/12/2024).
Sebelum melakukan penahanan, Sendhy menjelaskan penyidik melakukan pemeriksaan tambahan. Ada beberapa materi yang belum ditanyakan kepada Suharman ketika tahap penyidikan.
Suharman dibawa ke ke Lapas Wirogunan untuk mempermudah jalannya persidangan. Adapun BB yang dibawa ada 120 dokumen dan bidang TKD. “Berkas perkara dan BB berikutnya kami siapkan untuk sidangkan di Pengadilan Tipikor Yogyakarta,” katanya.
Atas tindakan tersebut, Suharman disangkakan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 Jo Pasal serta Pasal 55 Undang-undang (UU) No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20/2001 tentang perubahan atas UU No. 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
“Kami sangkakan Pasal 11 UU Tipikor juga dengan ancaman hukuman minimal satu tahun dan maksimal 15 tahun. Kalau Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 itu maksimal 15 dan 20 tahun,” ucapnya.
Adapun peran tersangka dalam penambangan TKD sebagai pemberi izin ke perusahaan untuk menambang TKD. Kerugian atas penambangan ini mencapai sekitar Rp506 juta. Angka tersebut diperoleh dari volume TKD yang ditambang seluas 24.185 meter kubik dan dikali dengan harga satuan meter kubik sebesar Rp46.500.
Lebih jauh, Sendhy menyampaikan tersangka tidak melakukan penambangan sendirian. Ada keterlibatan lain dari unsur warga dan perusahaan tambang. “Tersangka selanjutnya nanti kami sampaikan, yang jelas ada dari pimpinan perusahaan,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Pemerintah memastikan tidak menaikkan tarif pajak pada 2026 dan mengandalkan pengawasan serta perluasan basis pajak setelah penerimaan tumbuh 24 persen.
Realisasi investasi asing semester I 2026 mencapai 240 persen dari target di tengah tantangan ekonomi global, menurut Menko Polkam Djamari Chaniago.
James Wright menyebut tur pramusim Aston Villa di Indonesia sangat menyenangkan usai menang 3-1 atas Indonesia All Stars di SUGBK.
Polri memastikan situasi Indonesia tetap kondusif meski sejumlah mal memasang pagar tinggi dan meminta masyarakat tidak terpancing isu keamanan.
Wings Air resmi membuka rute Kualanamu–Mandailing Natal untuk memperkuat konektivitas dan mempercepat mobilitas di Sumatera Utara.