Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul menertibkan puluhan gelandangan dan pengemis sepanjang tahun 2024. Meski demikian, beberapa di antaranya kembali mengulangi perbuatan tersebut.
Kepala Satpol PP Bantul, Raden Jati Bayu Broto menuturkan sepanjang tahun 2024 ada 60 orang gelandangan dan pengemis yang ditertibkan. Mereka ditemukan di beberapa ruas jalan kabupaten di wilayah Kapanewon Sewon, Bantul, Pleret dan Imogiri. “Di titik-titik sekitar ini saja enggak pernah selesai, setelah operasi muncul lagi,” ujarnya Kamis (9/1/2025.
Jati mengaku, setelah dilakukan penertiban, gelandangan dan pengemis tersebut diserahkan ke Camp Assesment Dinas Sosial (Dinsos) DIY. Mereka kemudian ditampung untuk sementara waktu.
BACA JUGA : Satpol PP Jogja Tertibkan 135 Gelandangan dan Pengemis Sepanjang 2024
“[Gelandangan dan pengemis] Kita bawa kesana [Camp Assesmen Dinsos DIY], seminggu kemudian balik lagi [menjadi gelandangan dan pengemis]. Ada yang kita temukan lebih dari dua kali [menjadi gelandangan dan pengemis kembali],” ujarnya.
Jati menuturkan selama ini, beberapa gelandangan dan pengemis yang ditertibkan berasal dari Sleman, Magelang dan beberapa daerah lain di sekitar DIY. Beberapa gelandangan dan pengemis yang masih memiliki identitas dikembalikan ke daerah asal. Namun, beberapa diantaranya kembali ditemukan menjadi gelandangan dan pengemis di wilayah Bantul.
“Alasannya [menjadi gelandangan dan pengemis] tidak punya pekerjaan, karena usia [lansia], dan keterbatasan fisik [disabilitas fisik]. Tapi juga ada yang [keadaan fisik gelandangan dan pengemis] bugar, karena faktor malas saja,” ujarnya.
Dia mengaku sebagian besar gelandangan dan pengemis tersebut masih berusia produktif. Mereka pun masih memiliki kondisi fisik yang sehat. Sementara hanya ada beberapa gelandang dan pengemis yang sudah memiliki permasalahan kesehatan lantaran usianya yang memasuki masa lanjut usia (lansia).
“Apapun alasannya [menggelandang dan mengemis], aturan yang ada harus dipatuhi [Peraturan Bupati Bantul No.104/2019 tentang Penanganan Orang Terlantar, Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Orang dengan Gangguan Jiwa],” ujarnya.
Penghasilan harian gelandangan dan pengemis tersebut tergolong tinggi. Sehingga, meski telah ditertibkan, mereka kembali menggelandang dan mengemis. “Hasilnya [pendapatan gelandangan dan pengemis] lumayan, melebihi [pendapatan] pekerja. Per hari bisa mencapai lebih dari Rp100 ribu,” katanya.
BACA JUGA : Gelandangan dan Pengemis di Kota Jogja Bakal Ditertibkan Rutin
Jati mengimbau agar masyarakat tidak memberikan barang apapun kepada gelandangan dan pengemis. Menurutnya, pemberian barang kepada gelandangan dan pengemis dapat membuat mereka kembali mengulangi perbuatan tersebut.
“Tidak boleh memberikan sesuatu [kepada gelandangan dan pengemis], apalagi uang. Dengan memberikan uang, justru mengundang mereka terus kembali ke jalan. Sebaiknya Perda ditaati, masyarakat kalau memberi bisa ke panti yang sah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.