Bupati Gunungkidul Ingatkan Pentingnya Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 15 Januari 2025 22:57 WIB
Bupati Gunungkidul Ingatkan Pentingnya Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia

Bupati Gunungkidul Sunaryanta saat memberikan sambutan dalam kegiatan musrenbang di Kapanewon Paliyan, Rabu (15/1/2025). Ist/Humas Pemkab Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menghadiri musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di Kapanewon Wonosari, Playen dan Paliyan, Rabu (15/1/2024). Di kesempatan ini, ia menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia.

“Indeks pembangunan manusia sangat penting untuk menunjang pembangunan berkelanjutan di Gunungkidul. Tapi, indeksnya masih rendah karena Kota Jogja sudah mencapai 81, sedangkan Gunungkidul di angka 72,” kata Sunaryanta.

Ia berharap kualitas sumber daya manusia di Gunungkidul bisa terus ditingkatkan. Pasalnya, rata-rata lulusan sekolah baru setingkat SMP sehingga sektor Pendidikan harus digenjot untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Bupati menambahkan adanya kegiatan musrenbang juga sebagai upaya untuk menampung aspirasi terkait dengan rencana pembangunan di Gunungkidul. Ia tidak menampik banyak masukan yang diperoleh dalam musyawarah ini untuk Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2026.

“Dari musrenbang ini untuk memperkuat pondasi dalam mewujudkan visi Gunungkidul yang bermartabat maju dan berkelanjutan,” katanya.

Sunaryanta menambahkan, ada program prioritas lain yang juga menjadi perhatian untuk dikerjakan dalam program pembangunan yang direncanakan. “Infrastruktur juga masih sangat penting. Harapannya dengan musrenbang ini, maka dapat memberikan dampak yang baik untuk masyarakat,” katanya.

BACA JUGA: Siaga Darurat Bencana di Kota Jogja Diperpanjang, Warga Diimbau Waspada Genangan Air

Panewu Paliyan, Dasno mengatakan dalam RKPD 2026 telah membuat kajian serta menyusun rencana program yang dijalankan. Tahun depan, kegiatan masih difokuskan pada perbaikan infrastruktur seperti jalan dan drainase.

Selain itu, juga ada perbaikan Rumah Tak Layak Huni, perbaikan mutu Pendidikan dengan membuka kelas paket C. “Kami berharap di Paliyan juga ada SMA sehingga akses Pendidikan menengah warga bisa lebih mudah,” katanya.

Panewu Playen, Agus Sumarno mengatakan, program kerja yang disusun juga masih berkaitan dengan infrastruktur.

Di kesempatan ini, ia juga mengucapkan terima kasih karena proses pembangunan jembatan di Kedungwanglu di Kalurahan Banyusoco dapat direalisasikan dengan baik. “RKPD 2026 masih fokus pada pembangunan infrastruktur,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online