Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Gelandang PSIM Jogja, Muammar Khadafi (depan) berselebrasi seusai mencetak gol ke gawang Persipa, Minggu (15/12/2024)./Instagram psimjogja_official
Harianjogja.com, JOGJA –Penundaan pertandingan perdana PSIM Jogja di babak 8 besar Pegadaian Liga 2 2024/2025 diprotes manajemen Laskar Mataram.
Jadwal yang seharusnya digelar pada Sabtu (18/1/2025) di Stadion Mandala Krida harus ditunda akibat belum selesainya laga kontroversial antara Deltras FC dan Persibo Bojonegoro.
Pertandingan pekan ke-14 Grup 3 tersebut sempat terhenti pada menit ke-90+4 akibat keputusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang membatalkan gol Persibo, menyebabkan skor bertahan 1-0 untuk Deltras FC.
BACA JUGA: Laga Perdana PSIM Jogja di Babak 8 Besar Liga 2 Tertunda Akibat Polemik Calon Lawan
Manajer PSIM Jogja, Razi Taruna menyebut bahwa situasi ini berdampak pada seluruh tim, termasuk PSIM Jogja. Meskipun demikian, ia berusaha melihat sisi positif dari penundaan tersebut.
"Ditundanya laga perdana kami buat saya tetap rugi. Ketika tim baru saja meraih kemenangan, rasanya ingin segera bermain lagi," ujar Razi, Jumat (17/1/2025).
Meski demikian, Razi menekankan pentingnya kejelasan dari operator liga. Ia menyebut pihaknya belum mengajukan protes resmi, tetapi akan mengambil langkah tegas jika jadwal pertandingan berikutnya menjadi terlalu padat akibat penundaan ini.
"Maka dari itu, penting bagi kami untuk menanyakan kejelasan terkait situasi ini. Jika pertandingan berikutnya terlalu mepet dengan jadwal lain, kami pasti akan protes," tambahnya.
Razi juga menegaskan bahwa dinamika liga saat ini harus diterima meskipun tidak ideal. Pihak PSIM Jogja akan terus berkoordinasi dengan operator liga untuk memastikan keputusan yang diambil adil bagi semua tim. Di sisi lain, manajemen PSIM terus memperkuat tim, baik melalui rekrutmen pemain baru maupun memaksimalkan potensi yang ada.
"Soal penambahan pemain, kami sudah mendatangkan Pramoedya dan Omid Popalzay. Omid direkrut untuk menggantikan Pedrinho, sementara Pram saya lihat selama ini sangat baik, hanya mungkin belum mendapatkan kesempatan bermain yang cukup. Perekrutan ini juga sebagai langkah antisipasi, terutama jika Arly dipanggil ke tim nasional," jelasnya.
PSIM juga memiliki deretan pemain muda seperti Faris, Pram, Fajar, dan Tegar, yang menjadi aset penting tim. Meski tidak menambah banyak pemain baru di transfer paruh musim, fokus tim saat ini adalah memperkuat lini belakang. Salah satu bek andalan mereka, Teddy, sempat mengalami cedera.
Namun, kabar baik datang setelah pemeriksaan dokter menunjukkan cedera Teddy tidak serius. Ia diperkirakan bisa kembali bermain saat PSIM menjamu Persiraja pada laga kandang mendatang.
Razi mengungkapkan, pihaknya sudah berdiskusi dengan tim pelatih, termasuk Coach Erwan dan tim dokter. Dari hasil konsultasi, tim pelatih merasa tidak ada kebutuhan mendesak untuk menambah pemain baru, kecuali ada pemain yang benar-benar sesuai kebutuhan.
"Kami mencari opsi pemain yang benar-benar sesuai kebutuhan, seperti beberapa nama dari Liga 1, misalnya Akbar Arjunsyah dari Persija atau Zikri Ferdiansyah dari Persik Kediri. Namun, pemain yang kami incar harus lebih baik dari pemain yang kami miliki saat ini," ungkapnya.
Dengan situasi yang masih dinamis, PSIM tetap optimistis menyongsong babak 8 besar. Razi memastikan tim akan terus mempersiapkan diri sebaik mungkin, terlepas dari jadwal yang belum sepenuhnya jelas. Dukungan manajemen, pelatih, dan pemain menjadi kunci bagi PSIM untuk melangkah lebih jauh di kompetisi Liga 2 musim ini.
"Kami berharap situasi ini segera terselesaikan dan keputusan yang diambil bisa memberikan keadilan untuk semua tim," pungkas Razi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.
Lembah Oya Kedungjati di Selopamioro, Bantul, membuka peluang kerja dan pendapatan bagi pemuda sekaligus menggerakkan ekonomi desa.
Geely dan NIO memperkuat bisnis baterai dan charging dengan investasi Rp1,7 triliun serta pengembangan teknologi battery swapping.
Survei Segara Research Institute menunjukkan 73,8 persen ojol bergabung sebagai pekerja gig karena tidak mendapatkan pekerjaan formal.