Malioboro Bakal Bebas Rokok Total, Pelanggar KTR Langsung Didenda
Pemkot Jogja percepat revisi Perda KTR. Malioboro jadi kawasan bebas rokok, pelanggar langsung kena denda tanpa sidang.
Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan./Dok-Harian Jogja.
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul mencatat hasil produksi perikanan di Bantul belum memenuhi kebutuhan masyarakat. Pertumbuhan pembudidaya ikan terus didorong untuk dapat memenuhi kebutuhan.
Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Budi Daya DKP Bantul Kristanto Kurniawan menuturkan DKP Bantul mencatat angka konsumsi ikan di Bantul sekitar 31,59 kilogram per tahun. Sementara produksi perikanan di Bantul belum mencapai angka tersebut.
Produksi perikanan di Bantul sebagain besar dari perikanan budidaya. produksi perikanan budidaya di Bantul tahun 2024 mencapai 13.543,30 ton. Dari jumlah tersebut, produksi budidaya lele menyumbang lebih dari 50%. Sementara lainnya dari produksi nila, gurame dan beberapa jenis lainnya.
"Sebagian [ikan yang dikonsumsi] di Bantul ambil dari luar daerah. Apalagi ketika kebutuhan di Bantul kurang, atau produksinya naik turun," katanya, Minggu (19/1/2025).
Guna memenuhi kebutuhan lele di Bantul selama ini disuplai dari daerah lain, misalnya Boyolali. Kristanto pun mendorong pertumbuhan pembudidaya ikan baru untuk memenuhi kebutuhan dalam daerah.
Menuturnya pertumbuhan pembudidaya di Bantul masih minim. Setiap tahun hanya ada sekitar belasan pembudidaya baru. Padahal, menurut Kristanto peluang untuk mengembangkan perikanan budidaya di Bantul cukup tinggi. Ada beberapa pembudidaya musiman pula yang produksinya belum berkelanjutan. Beberapa pembudidaya tersebut menurutnya terkendala modal yang terbatas, sehingga produksinya belum stabil.
"Beberapa pembudidaya yang sebelumnya tidak pernah [budidaya ikan], ada pula yang dulunya [pernah budidaya ikan] pernah berhenti," katanya.
Ia mendorong agar pembudidaya ikan baru dapat bergabung dalam kelompok agar mendapatkan bantuan perlengkapan budidaya dan pelatihan pembudidayaan ikan. Dari situ menurutnya, pembudidaya ikan akan mendapatkan pendampingan dalam proses pembudidayaan dan pelatihan untuk meningkatkan pemasaran ikannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja percepat revisi Perda KTR. Malioboro jadi kawasan bebas rokok, pelanggar langsung kena denda tanpa sidang.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.