500 Peserta Adu Kekuatan Tarik Lokomotif 84 Ton di Balai Yasa Jogja
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Labuhan di Parangkusumo, Parangtritis, Kretek, Bantul, Selasa (21/2/20203). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, BANTUL–Pantai Parangkusumo, Bantul, merupakan bagian dari Sumbu Filosofi. Namun, disana masih ada beberapa bangunan liar dan dugaan praktik prostitusi yang dilakukan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bantul pun mengaku nantinya hal tersebut akan ditertibkan.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Bantul, Raden Jati Bayubroto mengaku masih ada bangunan-bangunan liar yang berdiri di sana. Dia menilai bangunan tersebut didirikan tanpa izin. Hal itu lantaran di daerah sana, sebagian besar lahan merupakan Sultan Ground (SG).
Jati menuturkan tidak boleh ada bangunan untuk hunian yang didirikan di lahan SG. Karena itu, menurutnya, pendirian bangunan di sana tidak sesuai aturan.
“Kami yakin pada saatnya secara keseluruhan akan dilakukan penataan, karena kawasan ini SG milik Keraton [Jogja], tentu kebijakan ke depan seperti apa akan ada penataan,” ujarnya, Jumat (24/1/2025).
Jati menuturkan bangunan disana pun sudah berdiri puluhan tahun. Namun, belum ada penertiban hingga saat ini.
Selain bangunan, menurut Jati disana ada pula dugaan praktik prostitusi yang masih berlangsung. Dia menduga praktek prostitusi tersebut pun telah dilakukan sejak beberapa tahun yang lalu.
Lantaran kawasan Pantai Parangkusumo menjadi bagian dari Sumbu Filosofi, Jati menilai keberadaan bangunan dan praktik prostitusi disana akan ditertibkan. Namun, menurut Jati hingga saat ini pihaknya masih belum mendapatkan instruksi untuk menertibkan kawasan tersebut.
Menurutnya, Pemkab Bantul melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Bantul telah memiliki master plan rencana penataan kawasan Parangkusumo. Dari situ, nanti akan ada rencana penertiban kawasan tersebut dari bangunan liar dan praktik prostitusi.
“[Penertiban kawasan Pantai Parangkusumo] Perlu pengambilan kebijakan di tingkat Bupati. Kami nanti memberikan dukungan ketika grand design penataan sudah dimulai. Penataan nanti bertahap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.