Pemkab Sleman Jamin Pengobatan 6 Korban Tembok Sekolah Ambruk
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Satpol PP Sleman, Nawa Murtiyanto sedang menjelaskan mekanisme pelaporan kejadian kebencanaan seperti kebakaran di Kantor Pemadam Kebakaran, Tridadi, Sleman, Sleman, Senin (3/2/2025). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Sleman meminta masyarakat agar tidak menjadikan call center atau whatsapp petugas pemadam sarana iseng atau main-main. Sepanjang 2024, petugas damkar mencatat ada dua belas kali laporan fiktif.
Kepala Seksi Operasional dan Investigasi Bidang Damkar Satpol PP Sleman, Nawa Murtiyanto mengatakan laporan fiktif tersebut akan menjadi kerugian yang besar terhadap masyarakat itu sendiri.
“Seumpama ada kebakaran atau kejadian di tempat lain yang mengharuskan kami segera ke lokasi, kami akan kesulitan mencapai response time. Kami mohon jangan ada yang bermain-main dengan pelaporan,” kata Nawa ditemui di kantornya, Senin (3/2/2025).
Nawa menambahkan petugas telah datang ke lokasi dan tidak ada kasus. Pelapor pun tidak ada di lokasi. Dia mengaku tidak mengetahui motif laporan fiktif tersebut. Padahal, petugas harus sesegera mungkin pergi ke lokasi setelah mendapat laporan.
BACA JUGA: Tidak Sampai Satu Jam, Gas Elpiji Tiga Kilogram di Pangkalan Sleman Ludes
Bidang Pemadam Kebakaran juga telah mempermudah mekanisme pelaporan masyarakat. Hal ini dilakukan agar penanganan dapat petugas lakukan secepat mungkin.
Adapun jumlah armada damkar ada enam. Dari jumlah itu, ada dua damkar ukuran kecil yang biasanya digunakan untuk menjangkau wilayah plosok atau masuk gang sempit. “Semua armada layak dioperasionalkan,” katanya.
Lebih jauh, Nawa menegaskan hanya ada dua Pos Damkar di Kapanewon Sleman dan Godean. Pos ini perlu ditambah agar petugas dapat mencapai response time yang telah ditetapkan secara nasional 15 menit.
Sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Sleman, Danang Maharsa mengatakan pembangunan Pos Damkar di Sleman Timur mendesak dilakukan.
Pasalnya, kasus kebakaran di Sleman Timur cukup tinggi. Apalagi ke depan akan ada hambatan arus lalu lintas menyusul pembukaan Tol Jogja-Solo.
Selain Tol Jogja-Solo, Stadion Internasional Maguwoharjo juga terletak di Sleman Timur. Stadion yang sering menjadi lokasi berbagai kegiatan olahraga baik skala nasional maupun internasional ini perlu mendapat fasilitas dari pemadam kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menjamin biaya pengobatan enam korban tembok sekolah ambruk. Pembiayaan menggunakan JPS hingga Bapel Jamkesos.
OJK mengangkat Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner BMKS untuk memperkuat pengaturan dan pengawasan bursa mineral dan komoditas strategis.
PSS Sleman akan kembali menjalani laga uji coba pekan ini. PSM Makassar disinyalir menjadi calon lawan setelah berlatih di Sleman.
Karhutla kembali terjadi di Seloharjo, Pundong, Bantul. Damkarmat kesulitan memadamkan api karena lokasi berada di perbukitan tanpa akses mobil.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai jadwal kompetisi musim 2026/2027 yang tidak merata. Ada periode dengan pertandingan yang menumpuk, tetapi di sis
Kawasan Kelok 23 Gunungkidul belum menarik investor. DPMPTSP menyebut pembangunan yang belum selesai menjadi salah satu penyebabnya.