Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Kapolres , AKBP Any Murtini saat memberikan penghargaan kepada anggota SAR dan nelayan yang berjasa dalam peristiwa belasan pelajar terseret ombak di Pantai Drini. Senin (4/2/2025)./Istimewa-Polres Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kapolres Gunungkidul, AKBP Ary Murtini memberikan penghargaan terhadap nelayan dan anggota Satlinmas Rescue Istimewa di Pantai Baron yang telah berjasa membantu upaya penyelamatan korban tenggelam di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo,Tanjungsari. Penghargan diberikan saat apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Gunungkidul, Senin (4/2/2025).
Keempat orang itu salah satunya adalah Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono. Selain itu, penghargaan diberikan juga diberikan kepada tiga nelayan, yakni Muhammad Beni Saputro, Rahmat Amin Sarifudin dan Darman. “Sikap beliau-beliau patut menjadi contoh yang baik dan bisa ditiru oleh semua anggota. Pertolongan dapat diberikan kepada siapa saja, tanpa melihat siapa yang ditolong,” kata Ary kepada wartawan, Senin siang.
Menurut dia, perjuangan keempat orang sangat berarti karena berhasil menyelamatkan mayoritas korban yang terseret ombak di Pantai Drini. Diketahui, kecelakaan laut yang terjadi pada Selasa (28/1/2025), terdapat 13 korban dan sembilan di antaranya berhasil diselamatkan. “Memang ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kecepatan dan ketepatan dalam memberikan pertolongan, maka banyak korban yang terselamatkan,” katanya.
Salah seorang penyelamat, Darman mengatakan, respons menyelamatkan para pelajar yang terseret ombak di Pantai Drini merupakan panggilan hati karena terbiasa memberikan pertolongan. Pada awalnya saat kejadian, ia mengaku sedang minum kopi bersama Beni dan Rahmat.
Pada saat asyik ngopi mendegar ada yang terseret ombak sehingga secara reflek langsung mendatangi lokasi guna memberikan pertolongan. Ia mengaku melakukan penyelamtan dua kali.
BACA JUGA: 2 Korban Selamat Kecelakaan Laut Pantai Drini Dirawat Intensif di RSUP Dr. Sardjito
Di kesempatan pertama berhasil menyelamatkan enam anak yang terseret. Sedangkan kesempatan kedua berhasil membawa empat anak. “Kami saling bahu membahu dengan Pak Rahmat dan Beni untuk menyelamatkan para korban,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono. Menurut dia, seusai mendapatkan laporan pengunjung terseret ombak langsung menerjunkan personel guna melakukan pencarian. “Sembilan yang tertolong langsung dirujuk ke RSUD Saptosari guna mendapatkan perawatan,” katanya.
Ia menuturkan, didalam peristiwa tersebut terdapat empat pelajar yang hilang. Di hari pertama pencarian berhasilan menemukan tiga korban tak jauh dari lokasi terseret ombak. “Untuk satu korban lagi diketemukan di hari kedua pencarian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.