Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Bulevar di tengah-tengah Jl. Suroto, Kotabaru, Senin (17/9/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA–Pemkot Jogja bakal melakukan penataan kawasan Kotabaru, Jogja. Sebab, di lokasi tersebut banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di atas trototar dan parkir liar. Kondisi ini menjadikan kawasan Kotabaru semrawut dan mendatangkan keluhan dari masyarakat sekitar.
Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menyebut pihaknya akan melakukan penataan di kawasan itu. Namun, penataan bukan lah upaya untuk tidak mendukung keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Jogja.
“Bukan masalah tidak suka UKM-nya, tapi masalah tata kelola lokasinya. Jangan salah kaprah, yang dimasalahkan tempatnya. Apakah akan permanen di situ terus, apakah RTRW (rencana tata ruang wilayah) nya sesuai,” ujar Wawan saat ditemui di SMPN 8 Jogja, Jumat (21/2/2025).
Wawan mengatakan rencana penataan kawasan Kotabaru masih akan dilakukan pembahasan lebih lanjut. Sebab, Pemkot Jogja baru akan fokus pada penyelesaian masalah sampah.
BACA JUGA: Kasus Pemerasan Nikita Mirzani, 13 Orang Diperiksa sebagai Saksi
Wawan menyebut pihaknya akan menggandeng dinas terkait untuk melakukan penataan kawasan Kotabaru. Di sisi lain, Wawan memastikan akan memprioritaskan keberadaan UMKM milik warga Kota Jogja. Ini dilakukan agar perekonomian berputar dan warga Kota Jogja tetap berdaya.
“Hari ini baru urusan sampah prioritas, yang jelas nanti akan kami tata lokasinya. Kalau melarang adanya UKM tidak, saya justru membangun UKM, tapi posisi penataan itu mesti melihat tempat. Saya prioritaskan warga Kota Jogja. Sebagai wakil wali kota akan memajukan UKM. Dengan Dinas Perdagangan, dinas terkait akan coba diskusikan semuanya,” ungkapnya.
Saat ditemui di SMPN 8 Jogja Jumat siang, Kepala Satpol PP Kota Jogja Octo Noor Arafat menyebut belum lama ini pihaknya melakukan penertiban kawasan Kotabaru.
Pada kegiatan itu, ditemui ada lima PKL berupa kopi keliling yang ditertibkan. Octo mengatakan kelima PKL itu bersedia untuk mengikuti aturan. Selain PKL, pihaknya juga turut menertibkan titik-titik parkir tak berizin.
“Parkir liar sudah menyesuaikan ketentuan Dishub, yang mungkin memiliki lahan untuk usaha parkir bersedia mengurus izin,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.