Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Imam Jemaah Aolia bernama KH. Ibnu Hajar Pranolo atau akrab disapa Mbah Benu. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tahun lalu, jemaah Aolia di Kapanewon Panggang sempat membuat geger dikarenakan melaksanakan puasa lebih awal. Akan tetapi, untuk tahun ini, mereka mengikuti aturan dari pemerintah.
Putra kelima pendiri Jemaah Aolia Mbah Benu, Daud Mastein mengatakan belum melaksanakan puasa. Dia berdalih pelaksanaan ibadah ini akan mengikuti ketetapan dari Pemerintah Pusat.
Daud memastikan tidak ada alasan lain kenapa jemaah belum melaksanakan puasa lebih awal seperti yang terlaksana di tahun-tahun sebelumnya. “Kami sebagai warga negara yang baik, maka akan mengikuti aturan pemerintah. Ini juga bagian untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (28/2/2025).
BACA JUGA: Sejarah Berdirinya Masjid Aolia Gunungkidul, Mbah Benu Gunakan Pendekatan Budaya ke Masyarakat
Menurut dia, tidak ada persiapan khusus untuk menyambut Bulan Puasa di tahun ini karena para jemaah tetap beraktivitas seperti biasa. “Kepastian Salat Tarawih juga menunggu pengumuman dari Pemerintah Pusat. Kalau sudah pasti, maka kami siap menggelarnya,” katanya.
Terpisah, Kepala Kemenag Gunungkidul, Mukotip memberikan apresiasi terhadap jemaah Aolia yang menunggu keputusan dari pemerintah dalam pelaksanaan Puasa. Meski demikian, pihaknya tidak akan memaksakan terhadap suatu keyakinan karena terpenting ada kajian bersama secara baik. “Intinya kami bersyukur karena tidak ada polemik seperti sebelumnya. Yang terpenting adalah memiliki sudut pandang yang sama untuk memaknai secara semestinya,” kata Mukotip.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang