Jembatan Jonge Diperbaiki, Jadi Prioritas Infrastruktur di Gunungkidul
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau pembangunan jembatan Jonge di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Jumat, untuk mengatahui perkembanganya.
Bupati Gunungkidul saat memberikan bantuan benih ikan kepada warga di Telaga Kepleng Bendogede di Padukuhan Mandak, Sumbergiri, Ponjong. Kamis (6/3/2025)/ Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul memberikan bantuan benih ikan sebanyak 20.000 ekor di Kalurahan Sumbergiri, Ponjong. Selain untuk budidaya, program ini digunakan untuk menyukseskan gemar makan ikan di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gunungkidul, M Johan Wijayanto mengatakan, tingkat kegemaran makan ikan di Gunungkidul masih rendah. Berdasarkan data yang ada, dalam setahun warga Gunungkidul mengonsumsi 33,4 kilogram per kapita. Jumlah ini masih kalah dengan rerata DIY, yang angkanya mencapai 36,4 kilogram per kapita.
“Konsumsi ikan kita masih rendah dan butuh ditingkatkan,” kata Johan, Kamis (6/3/2025).
Menurut dia, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan konsumsi ikan di Gunungkidul. Selain terus melakukan sosialisasi ke Masyarakat, juga dilaksanakan program pelepasliaran benih ikan ke sejumlah telaga. Salah satunya dilaksanakan di telaga di Padukuhan Mandak, Sumbergiri, Ponjong. Simbolisasi pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih.
“Total ada bantuan benih sebanyak 20.000 anakan ikan untuk tiga padukuhan di Kalurahan Sumbergiri,” katanya.
Menurut dia, benih ikan yang dipilih merupakan endemic lokal seperti tawes, nilem, tombro. “Benih yang ditabur bukan jenis invansif sehingga aman untuk kelestarian di lokasi penaburan,” katanya.
Johan menambahkan, potensi produksi perikanan budidaya di Gunungkidul juga sangat luar biasa. Ia menyebutkan ada sekitar 12.000 ton, kemudian 259 kelompok pembudidaya ikan serta 8.199 rumah tangga yang masuk dalam kelompok budidaya ikan. “Budidaya ikan di Gunungkidul akan terus dikembangkan. Jadi, tidak hanya untuk meningkatkan konsumsi ikan, tapi juga dalam upaya peningkatan kesejahteraan,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyambut baik adanya bantuan benih ikan yang diberikan ke kelompok Masyarakat. Salah satunya dilaksanakan di Telaga Kepleng Bendogede di Padukuhan Mandak, Sumbergiri. Diharapkan bantuan yang diberikan mampu memberikan dampak bagi warga Masyarakat sekitar.
“Warga sangat antusias dan bantuan yang diberikan juga banyak karena dalam setahun sudah dilaksanakan tiga kali penebaran benih,” katanya.
Dia berharap keberadaan telaga harus dijaga sehingga benih ikan yang ditabur bisa tumbuh dengan baik sehingga hasilnya dapat dipanen. “Benih tabur ini juga menjadi bagian untuk mengkampanyekan gemar makan ikan. Jadi, setelah ditabur bisa dipelihara dan setelah besar dapat dipanen untuk memenuhi kebutuhan konsumsi ikan di Masyarakat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau pembangunan jembatan Jonge di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Jumat, untuk mengatahui perkembanganya.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.