Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Warga beraktivitas di masjid Pathok Negara Addarojat Kauman Babadan yang terletak di Banguntapan, Bantul Sabtu (22/3/2025). Kemenag setempat menyebut telah menyosialisasikan edaran soal masjid buka 24 jam selama mudik lebaran 2025. (Email)
Harianjogja.com, BANTUL– Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul memastikan kesiapan masjid dan musala di jalur mudik sebagai tempat istirahat bagi para pemudik selama 24 jam saat mudik lebaran 2025.
Kebijakan ini merespons Surat Edaran (SE) No.2/2025 yang mengatur panduan penyelenggaraan ibadah Ramadan dan Idulfitri 1446 H, termasuk imbauan agar masjid tetap beroperasi penuh selama musim mudik.
Kepala Kantor Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran di tingkat kapanewon serta takmir masjid untuk memastikan kesiapan fasilitas bagi pemudik.
BACA JUGA: Keamanan Lebaran Jadi Perhatian Polres Kulonprogo, Masyarakat Diminta Waspada
"Kami sudah inventarisasi dan menghubungi para takmir masjid, terutama yang berada di jalur-jalur utama pemudik. Alhamdulillah, responsnya sangat baik. Mereka siap untuk tetap membuka masjid selama 24 jam," ujarnya, Sabtu (22/3/2025).
Meski tanpa sistem penjagaan khusus, pengelolaan masjid dan musala tetap berbasis pada kesadaran dan peran aktif masyarakat setempat. Shidqi menjelaskan bahwa masjid besar biasanya memiliki satu atau dua petugas, sementara masjid lainnya mengandalkan warga sekitar untuk menjaga keamanan dan kebersihan.
Beberapa masjid juga menyiapkan fasilitas tambahan bagi pemudik, seperti air minum dan makanan ringan, sesuai dengan kemampuan masing-masing pengelola.
Menurutnya, sejumlah jalur di Bantul diprediksi menjadi titik padat pemudik yang akan memanfaatkan masjid dan musala untuk beristirahat. Shidqi menyebut beberapa lokasi utama, antara lain di Jalan Srandakan, Jalan Jogja-Wonosari, Jalan Wates, wilayah Ring Road dan sekitarnya serta Jalur wisata menuju Parangtritis.
Menurutnya, tradisi masjid sebagai tempat istirahat bagi pemudik sudah berjalan secara alami dari tahun ke tahun, meskipun tanpa adanya surat edaran.
"Setiap tahun, tanpa imbauan pun, masjid selalu terbuka untuk pemudik. Ini sudah menjadi tradisi masyarakat dalam menyambut saudara-saudara kita yang pulang ke kampung halaman," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja terbaru 23 Mei 2026. Tarif Rp8.000, rute Palur–Tugu, cocok untuk komuter dan wisata.
Normalisasi sungai di Jogja terhambat pemangkasan anggaran. BBWSO dan Pemkot andalkan kolaborasi untuk tangani Kali Code.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.