Kebakaran Lahan Melonjak di Bantul Petugas Temukan Pola Berulang
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Hasto Wardoyo - Antara
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Kota Jogja memastikan pengawasan terhadap kegiatan takbir keliling pada malam Idulfitri 2025 akan diperketat.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menyatakan ada dua lokasi utama penyelenggaraan takbir keliling, yakni di area Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kotagede.
“Kami sudah koordinasi, memang sebelumnya takbir keliling diadakan di dalam area Kraton dan Kotagede. Jalurnya sudah dilaporkan dan akan ditutup untuk memastikan keamanan serta kelancaran acara,” ujar Hasto, Sabtu (29/3/2025).
Hasto menyebutkan rekayasa lalu lintas akan diterapkan guna mencegah kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan. “Karena jalur sudah ditutup dan diamankan, maka acara takbiran tidak akan bertabrakan dengan arus lalu lintas lain,” ujarnya.
BACA JUGA : Harga Cabai di Jogja Masuk Terpedas di Indonesia
Selain itu, Hasto juga mengimbau agar peserta takbir keliling tidak menggunakan perangkat yang dapat menimbulkan gangguan suara dan visual. “Kami berharap takbiran tidak menggunakan alat yang terlalu keras suaranya, agar tidak menimbulkan sampah visual maupun sampah telinga. Ini demi kenyamanan bersama,” jelasnya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja, Octo Noor Arafat, mengungkapkan, pengamanan utama takbir keliling akan menjadi fokus pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan. Sementara itu, Satpol PP akan lebih berperan dalam mengatasi gangguan ketertiban umum di luar kegiatan takbir.
“Teman-teman dari bawah kendali operasi [BKO] Satpol PP di 14 kemantren akan bersiaga untuk membantu mengurai dan menjaga kelancaran kegiatan takbir keliling,” ungkap Octo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Bantul meningkat selama musim kemarau 2026. BPBD mencatat pembakaran sampah dan lahan masih menjadi penyebab utama.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
BGN menutup 833 dapur SPPG pelaksana Program MBG karena melanggar SOP, mulai dari kasus keracunan hingga IPAL yang tidak memenuhi syarat.
Kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, Pasuruan, menewaskan empat orang setelah truk bermuatan kertas diduga hilang kendali.
Workshop Bekali Kontingen Festival Kethoprak DIY 2026, Disbud Fokus pada Pembinaan dan Regenerasi Seniman Muda
Lansia miskin di Kota Jogja yang kehilangan bantuan PKH berpeluang menerima bantuan ASLUM dari Pemkot Jogja sebesar Rp900.000.