Lansia di Jogja Jadi Tantangan Penerapan Identitas Digital
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL--Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengunjungi pos terpadu Lebaran 2025. Halim menilai arus mudik kali ini kondusif. "Lalu lintas terpantau lancar, namun ada kenaikan intensitas menjelang Lebaran, ini wajar," katanya di pos mudik Druwo, Bangunharjo, Sewon, pada Sabtu (28/3/2025).
Dalam arus mudik Lebaran 2025, Halim mengunjungi pos mudik di Srandakan, Sedayu dan Druwo. Dari pemantauannya, sebagian pemudik berasal dari Jakarta. Dari tiga kunjungan tersebut, Halim mengaku hingga saat ini tidak ada laporan kecelakaan dan tindak kriminal selama arus mudik tersebut.
BACA JUGA : DIY Masih Berpotensi Diguyur Hujan hingga Awal April, BPBD Ajukan Perpanjangan Status Hidrometeorologi
Halim pun meminta agar warga Bantul dapat menyambut pemudik dengan baik, sehingga keamanan dan kenyamanan pemudik dapat terjaga. "Sebagai warga Bantul, mari kita menjadi tuan rumah yang baik dengan menghormati para tamu. Nanti ada lonjakan pemudik dari penjuru Tanah Air, warga Bantul [diharapkan] memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pemudik," katanya.
Dishub Bantul memperkirakan kepadatan lalu lintas akan terjadi di Jl. Parangtritis, tepatnya di sekitar TPR Parangtritis, dan simpang Pantai Depok. Dishub Bantul pun telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Sosiolog UGM menilai dugaan siswa membawa bom rakitan ke sekolah menjadi alarm bagi sistem pendidikan dan pentingnya budaya dialog dengan anak.