Kekeringan Gunungkidul Meluas, 16 Kapanewon Sudah Terima Air Bersih
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Aktivitas jual beli di makanan khas Gunungkidul di warung Sego Abang Pari Gogo di Kalurahan Semanu, Semanu. Minggu (6/4/2025). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aktivitas jual beli kuliner di Gunungkidul dinilai lebih sepi ketimbang pelaksanaan libur Lebaran di 2024. Hal ini disampaikan oleh pengelola Sego Abang Pari Gogo Jirak di Kalurahan Semanu, Semanu, Sutinah, Minggu (6/4/2025).
Ia tidak menampik di libur Lebaran tahun ini ada peningkatan pembeli sego abang dan sayur lombok ijo. Namun, kata dia, tidak seramai tahun lalu.
“Tahun ini peningkatan saat Lebaran hanya 20 persen. Sedangkan di 2024 kenaikannya mencapai 40 persen dari hari biasa,” katanya saat ditemui di kasiran Warung Sego Abang Pari Gogo, Minggu siang.
BACA JUGA: Libur Lebaran 2025, Pengajuan KK di Sleman Jadi Layanan Paling Banyak Diakses
Menurutnya, omset tidak setinggi tahun lalu karena kondisi ekonomi yang sedang menurun. Akibatnya, daya beli ikut turun sehingga berpengaruh terhadap penjual kuliner yang dikelola.
“Jadi Lebaran di tahun ini belum sesuai harapan karena tidak seramai tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.
Disinggung mengenai stok nasi merah yang menjadi makanan khas, Sutinah mengakui tidak menyediakan secara khusus. Ia berdalih, stok di pasaran tidak banyak karena langsung membeli dari petani.
“Kalau Lebaran tahun ini, rata-rata habis sekitar 20 kilogram nasi merah [sego abang]. Kalau tahun lalu, bisa lebih banyak karena lebih ramai,” katanya.
Terpisah, Pemilik Pusat Oleh-Oleh Yu Tum, Slamet Riyadi mengatakan, untuk persiapan Lebaran menyiapkan stok kuliner seperti Gatot dan Tiwul masing-masing lima kuintal. Selain itu, juga ada stok penganan lainnya seperti belalang hingga gethuk goreng. “Sampai sekarang masih ada stoknya untuk dijual ke calon pembeli,” katanya.
BACA JUGA: Dispar Bantul Klaim Raih PAD Rp1,6 miliar Selama Libur Lebaran 2025
Slamet menuturkan, peningkatan penjualan terjadi pada H+2 dan H+3 Lebaran karena pembelian bisa meningkat hingga 70% dibandingkan pada hari biasa. Meski demikian, setelah momen tersebut, aktivitas jual beli mulai menurun hanya di kisaran 40% peningkatannya.
“Kami bersyukur omset masih bagus dan stok dagangan juga masih mencukupi untuk melayani pembeli. Untuk kondisi Lebaran dengan tahun lalu, yang saya rasakan masih sama saja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Krisis air bersih di Gunungkidul meluas. BPBD mencatat 16 kapanewon terdampak dan lebih dari 700 tangki air telah disalurkan.
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.
Putri Anne mengaku kembali menjadi murid Yesus saat menjawab pertanyaan netizen soal hijab. Ia juga buka suara mengenai pandangannya terhadap pernikahan setelah
Petenis Indonesia Janice Tjen masuk unggulan ke-32 Cincinnati Open 2026. Status ini membuatnya langsung lolos ke babak kedua. Simak jadwal dan daftar pesaingnya
Cristiano Ronaldo kembali ke Al Nassr usai menikahi Georgina Rodriguez. Rambut emas barunya jadi sorotan, sementara target 1.000 gol menantinya di musim 2026/20
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.