Astra Motor Jombor Dukung Insan Pers lewat Servis Motor Gratis
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Ilustrasi hujan./ stockcake
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang terjadi di beebrapa wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (5/5/2025) siang hingga sore ini.
"UPDATE Peringatan Dini Cuaca Wilayah DI Yogyakarta tgl 05 Mei 2025 pkl. 14:35 WIB berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pkl 14:45 WIB," tulis BMKG melalui laman resminya.
Potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang itu terjadi di Kapanewon Dlingo, Banguntapan, Pleret, Piyungan, di Kabupaten Bantul.
Kemudian Playen, Patuk, Karangmojo, Ponjong, Semin, Ngawen di Gunungkidul. Selanjutnya dapat meluas ke wilayah
Pajangan, Bantul, Jetis, Imogiri, Sewon, Kasihan Bantul.
Lalu Nglipar, Paliyan, Semanu, Rongkop, Gedangsari, di Gunungkidul. Meluas juga ke wilayah Berbah Sleman.
BACA JUGA: Prediksi BMKG Hari ini: Waspada Potensi Hujan Petir di Wilayah DIY
Kemudian di Kota Jogja ke Mantrijeron, Mergangsan, Umbulharjo, dam Kotagede
"Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pkl 16:00 WIB," tulisnya lagi.
Pantauan di wilayah Bantul kota dan sekitarnya hujan lebat disertai angin terjadi sejak pukul 15.20 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astra Motor Jombor gelar servis gratis untuk wartawan Harian Jogja dalam rangka Hari Pers Nasional 2026.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.