CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Peserta Turnamen Terbuka Gateball Piala Walikota Jogja 2025 sedang berfoto bersama setelah penyerahan penghargaan di Lapangan Shiwa, Taman Wisata Candi Prambanan, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Minggu (11/5/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, SLEMAN—Turnamen Terbuka Gateball Piala Walikota Jogja 2025 resmi ditutup di Lapangan Shiwa Taman Wisata Candi Prambanan, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Minggu (11/5/2025). Dalam turnamen tersebut, wakil Kota Malang dan Kabupaten Gunungkidul meraih juara satu di dua nomor pertandingan berbeda.
Di nomor beregu, juara satu diraih Ngalam Pride Malang, juara dua diraih Pesisir GC Bantul, tiga diraih Cimansis Jaya, dan empat diraih DSX.
Di nomor triple bebas, juara satu diraih Banaran BC Gunungkidul, juara dua diraih DSX GC Bandung, tiga diraih Pesisir GC Bantul, dan empat diraih Cimansis Jaya.
Ketua Umum Pengda Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) DIY, Gatot Saptadi, mengatakan Turnamen Terbuka Gateball Piala Walikota Jogja 2025 berjalan lancar selama penyelengaraan dua hari. Tidak ada kendala teknis.
“Kalau dari sisi jumlah peserta, kami memang membatasi ketika pendaftaran. Kami haru menahan diri. Akhirnya kami dapat 72 tim baik untuk nomor pertandingan beregu maupun triple bebas,” kata Gatot ditemui di Lapangan Shiwa TWC Prambanan, Minggu (11/5/2025).
Gatot mengaku telah berkoordinasi dengan Walikota Jogja, Hasto Wardoyo, dalam rencana penyelenggaraan Piala Walikota Jogja 2025 setiap tahunnya. Dia berencana menggelar turnamen tersebut sebagai rangkaian HUT Kota Jogja.
Disinggung ihwal pengembangan gateball sebagai cabang olahraga baru di DIY, dia mengaku memang masih perlu sosialisasi secara masif. Gateball bisa dilakukan oleh berbagai rentang usia. Olahraga ini juga memiliki kompetisi tingkat nasional.
“PON XXI di Aceh kami dapat medali, tiga perunggu. Di DIY memang gateball ini baru ada sekitar 2006,” katanya.
Gatot menyampaikan pengembangan gateball di DIY akan beriringan dengan pertumbungan sektor pariwisata. Gateball menjadi salah satu sporttourism yang dapat mengenalkan potensi pariwisata DIY ke masyarakat luas. Dia juga mempersilakan dan mengajak peserta turnamen mengeksplor pariwisata selama berada di DIY.
BACA JUGA: Puluhan Atlet Gateball Kota Jogja Siap Tanding Porda 2025
Ketua Klub Gateball Ngalam Pride Malang, Dwi Aji, mengaku senang mengikuti turnamen kali ini, utamanya lapangan yang digunakan menghadirkan pemandangan Candi Prambanan. Ada sensasi kemegahan dan menenangkan.
“Kami enjoy. Sambutannya luar biasa sekali. Harapan saya tahun depan perlu ada tambahan peserta dari luar pulau lagi, biar persaingan juga lebih sengit,” kata Dwi.
Ihwal posisi juara satu yang klubnya raih, Dwi mengaku hanya ada satu kunci yaitu kepercayaan. Klubnya juga rutin berlatih. Di Kota Malang ada enam lapangan yang dapat digunakan. “Fasilitas lapangan penting untuk mendongkrak prestasi,” katanya.
Open Tournament Gateball Piala Walikota Jogja 2025 diselenggarakan oleh Harian Jogja bekerjasama dengan Pergatsi DIY dan Sukma Gateball Club. Event olahraga ini dapat terselanggara berkat dukungan sejumlah pihak seperti Jogja Internasional Hospital (JIH), PDAM Tirtamarta, RSKIA Sadewa, Hotel Satoria, Iki Telurqu, Gudeg Mbak Anik, Bale Bebakaran, Bale Ayu, dan Bank BPD Senopati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Pemkot Jogja akan menertibkan plang Jalan Malioboro yang dipasang tanpa izin resmi. Plang dekorasi tetap diperbolehkan selama bukan berfungsi sebagai rambu ja
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.
Delegasi DUN Sabah mempelajari tata kelola Keistimewaan DIY dan Dana Keistimewaan sebagai rujukan kewenangan khusus pemerintahan daerah.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia