PSIM Jogja Pilih Jalan Bertahap, Mimpi 10 Besar Tetap Terbuka
PSIM Jogja tidak memasang target tinggi di Super League 2026/2027. Manajemen berharap Laskar Mataram mampu menembus 10 besar secara bertahap.
Logo Koperasi Indonesia. - ist
Harianjogja.com, BANTUL—Sembilan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bantul dari target 75 koperasi di setiap kalurahan dilaporkan telah terbentuk hingga Jumat (16/5/2025).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Prapta Nugraha mengatakan, jumlah ini masih akan terus berlanjut karena banyak yang akan mengadakan musyawarah kalurahan untuk membentuk Koperasi Desa Merah Putih.
“Nanti di bulan ini kita percepat, banyak sekali yang akan mengadakan musyawarah kalurahan. Yang paling pertama di Srimulyo yang sudah proses badan hukum koperasinya,” ujar Prapta, Jumat (16/5/2025).
BACA JUGA: Pemkab Bantul Fasilitasi Legalitas Koperasi Merah Putih di Wilayahnya
Ia mengatakan, pihaknya belum menghadapi kendala berarti dalam pembentukan koperasi desa merah putih. Sehingga diharapkan target pembentukan 75 koperasi akan selesai dalam waktu dekat.
Prapta menargetkan pembentukan akan selesai pada bulan Mei ini. Selanjutnya, proses pengurusan akta koperasi akan dilakukan pada bulan Juni.
Usai selesai dibentuk, DKUKMPP pun masih akan mendampingi keberadaan koperasi agar kegiatan yang dilakukan sesuai dengan rencana.
“Kita ada pendampingan dan pelatihan, harapannya setelah mereka terbentuk, ada badan hukum, ada gerai-gerai usaha, mereka bisa melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana mereka,” jelasnya.
“Dengan modal awal mungkin ada simpan pinjam, modal simpanan pokok, simpanan wajib, itu menjadi modal awal mereka, atau kalaupun nanti ada yang menggandeng kerjasama juga bisa,” sambungnya.
Prapta menambahkan, keberadaan koperasi desa merah putih ini diyakini akan membangkitkan perekonomian masyarakat di Bantul. Ia juga mengamini pernyataan Menteri Koperasi, Budi Arie yang menyebut kehadiran koperasi desa merah putih akan mengurangi angka kemiskinan.
“Koperasi desa merah putih anggotanya kan dari berbagai unsur di kalurahan ya, termasuk warga warga yang masuk kategori itu (miskin). Paling tidak mempunyai akses yang mudah untuk bisa permodalan atau aneka usaha yang mereka peroleh,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tidak memasang target tinggi di Super League 2026/2027. Manajemen berharap Laskar Mataram mampu menembus 10 besar secara bertahap.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.