Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Padukuhan Wukirsari, Baleharjo, Wonosari dikejutkan adanya penemuan mayat di tengah ladang, Minggu (18/5/2025) siang. Hasil identifikasi diketahui korban bernama Wasdiyanto,67, asal Kalurahan Selang, Wonosari.
Kapolsek Wonosari, Kompol Edi Purnomo mengatakan, sudah mendapatkan laporan tentang penemuan mayat di ladang di Padukuhan Wukirsari. Ia memastikan, penemuan mayat bukan karena kekerasan, tapi karena korban memiliki sakit pernafasan yang diderita bertahun-tahun.
BACA JUGA: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Baron
Penemuan mayat diawali oleh laporan dari anak-anak yang bermain tak jauh dari lokasi melihat seorang tertidur telungkup. Saksi dari kejadian ini langsung melihat dan mengecek korban sudah meninggal dunia.
“Dipanggil tidak menjawab. Terus, saksi mendekati dan memeriksa korban tidak bernafas dan denyut nadi berhenti,” kata Edi, Minggu siang.
Adanya temuan ini langsung dikomunikasikan dengan pamong kalurahan setempat. Selanjutnya, juga dilaporkan ke Polsek Wonosari guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Petugas kami langsung mendatangi lokasi untuk penyelidikan. Selain itu, juga ada pemeriksaan medis oleh petugas dari Puskesmas I Wonosari,” ungkapnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis diketahui korban telah meninggal satu jam sebelum ditemukan. Ia tidak menampik ada bekas luka lebam di bagian dada dan bagian pelipis kanan terdapat luka lecet.
Meski demikian, Edi memastikan luka tersebut bukan karena kekerasan. Diduga kuat luka ini terjadi karena benturan dengan batu saat korban terjatuh.
“Sempat ditawarkan ke keluarga untuk otopsi guna memastikan penyebab kematian korban. Namun, pihak keluarg sudah menerima sehingga korban dibawa pulang ke rumah duka,” katanya.
Berdasarkan keterangan dari keluarga, Wasdiyanto memiliki riwayat sesak nafas yang telah menahun. Hasil keterangan dari saksi juga tidak ada kejanggalan karena saat berpapasan masih saling bertegur sapa.
“Diduga kuat penyebab kematian korban karena sakit nafas yang dialaminya dan saat kambuh tidak bisa mendapatkan pertolongan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.