Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Ilustrasi satwa liar - Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul serius membangun kandang penangkaran burung di Kalurahan Giritirto, Purwosari. Hingga saat ini sudah digelontorkan anggaran dari dana keistimewaan sebesar Rp9,1 miliar.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, pembangunan aviary atau kandang besar untuk penangkaran burung sudah dimulai sejak 2023. Saat itu, kata dia, sudah ada alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar untuk pembebasan lahan seluas 2,4 hektare.
BACA JUGA: Pemkab Gunungkidul Alokasikan Rp2,2 Miliar untuk Biayai Program Kesetaraan Pendidikan
Setahun berikutnya, proses pembebasan lahan masih dilanjutkan. Di 2024, dilakukan pembebasan lahan seluas 1,9 hektare dengan biaya Rp2,1 miliar.
“Tahun lalu juga ada kegiatan pembangunan fisik untuk pagar di aviary dengan anggaran sekitar Rp800 juta. Jadi, kalau ditotal sudah ada alokasi sekitar Rp9,1 miliar untuk pembangunan dari mulai pengadaan tanah hingga konstruksi,” kata Hary, Senin (19/5/2025).
Dia menjelaskan, pembangunan penangkaran burung. Untuk tahun ini dialokasikan anggaran dari dana keistimewaan sekitar Rp3,2 miliar yang dipergunakan pembangunan konstruksi dari penangkaran.
“Sekarang proses masih Lelang di Badan Layanan Pengadaan [BLP] untuk mencari rekanan yang membangun,” kata mantan Sekretaris Dinas Pariwisata ini.
Disinggung mengenai kapan penangkaran burung ini beroperasi, Hary masih belum bisa memastikan. Pasalnya, pengoperasian menunggu hingga sarana prasarana lengkap.
Selain pembangunan fisik kandang dan satwa, juga dibutuhkan unit layanan pengadaan untuk kesehatan hewan. Namun, sambung dia, layanan kesehatan hewan belum bisa dibangun di tahun ini.
“Semua dibiayai oleh dana keistimewaan. Jadi, untuk bisa aktivasi sangat bergantung dari kebijakan Pemerintah DIY. Yang jelas, proses pembangunan penangkaran burung dilakukan secara bertahap,” katanya.
Terpisah, Lurah Giritirto, Purwosari, Hariyono menyambut baik adanya rencana pembangunan kandang aviary di wilayahnya. Meski belum sepenuhnya terbangun, tapi rencana ini memiliki harapan yang besar bagi Masyarakat dalam upaya pembangunan kawasan.
“Kami menyambut baik karena nantinya bisa menjadi motor penggerak roda perekonomiaan Masyarakat. Jadi, kami sangat antusias dengan lokasi penangkaran burung yang digagar oleh pemerintah,” katanya.
Ia berharap proyek ini bisa segera direalisasikan karena nantinya dapat menjadi daya tarik wisata di Kalurahan Giritirto. “Nantinya bisa melengkapi objek wisata di tempat kami yang lebih dulu ada seperti Goa Cerme,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.