Pasien Psikiatri Anak RS Grhasia Naik, Gadget Jadi Sorotan
Pasien psikiatri anak dan remaja di RS Grhasia mencapai 900 orang. Ketergantungan gadget menjadi salah satu faktor yang banyak ditemukan.
Ilustrasi kerusakan saluran irigasi/Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman menyatkan ada delapan daerah irigasi (DI) di wilayahnya rusak akibat cuaca ekstrem, berupa hujan deras berangin beberapa pekan terakhir. Alhasil kerusakan di delapan DI tersebut telah memberi pengaruh terhadap aliran air ke area pertanian warga.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPKP Sleman, Arif Haryanto, mengatakan jawatannya masih terus melakukan pendataan terhadap DI yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem. DPUPKP juga melakukan penanganan sementara untuk memastikan kelancaran aliran air.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Ajukan Perbaikan Tiga Daerah Irigasi
“Kalau total daerah irigasi di Sleman ada sekitar 8 DI. Kami sekarang masih mendata lagi kerusukan di titik yang lain,” kata Arif dihubungi, Selasa (20/5/2025).
Beberapa DI yang mengalami kerusakan antara lain DI Mulungan, Kalurahan Sedangadi, Mlati; DI Sanggrahan, Kalurahan Maguwoharjo, Depok; DI Kukusan, Kalurahan Trimulyo, Sleman; dan DI Ngrajek, Kalurahan Tirtomartani, Kalasan.
Khusus DI Ngrajek, dinas akan melakukan perbaikan pada 2025. Apabila melihat kondisi DI tersebut, perlu ada penanganan segera. Pasalnya salah satu titik DI terebut hancur dan letaknya berada di tepi jurang. Apabila hujan deras turun ada potensi longsor. Guna mengalirkan air, DPUPKP meletakkan pipa yang ditopang karung tanah.
“Rata-rata rusak di saluran tersier, ada juga yang saluran primer. Kami survei dulu nanti kami ajukan anggaran perbaikan,” katanya.
Ketua Forum Petani Kalasan, Janu Riyanto, mengatakan DI Ngrajek tersebut rusak sepekan lalu dan warga bergotong-royong melakukan penanganan sementara.
Kata Janu, DI Ngrajek mendapat air dari saluran Sedang Ayu Kali Bening, Brintian, dan Sembur. Adapun DI Ngrajek sisi barat mendapat air dari pengairan Dhuri.
“Kala luas lahan pertanian yang terdampak kerusakan DI Ngrajek itu saya belum tahu. Soalnya juga masih ada air di aliran bagian bawah,” kata Janu.
Janus mengaku dia dan kelompok tani secara rutin membersihkan saluran irigasi pertanian. Pembersihan ini akan memperlancar aliran dan mencegah kerusakan struktur saluran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasien psikiatri anak dan remaja di RS Grhasia mencapai 900 orang. Ketergantungan gadget menjadi salah satu faktor yang banyak ditemukan.
Keluarga penumpang Virgo Transport 8 masih menanti kabar setelah kapal kecelakaan di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang telah dievakuasi.
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.
Prabowo menegaskan BRICS punya peran strategis memperkuat suara Global South dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan dunia.
Asap kebakaran Gunung Bromo mulai terbatas dan api terkendali. Petugas gabungan tetap siaga karena masih ditemukan sisa bara.
Nglanggeran didorong menjadi model desa wisata nasional setelah meraih Best Tourism Village Award 2021 dari UN Tourism.