Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Ilustrasi petir/Ist-The Independent
Harianjogja.com, JOGJA—BMKG memprakirakan beberapa wilayah di DIY cenderung hujan ringan hingga sedang pada Sabtu (26/5/2025), bahkan untuk Kota Jogja kondisi cauca dominasi hujan berpetir di siang hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG dalam laman bmkg.go.id disebutkan hampir sebagian besar wilayah DIY di lima kabupaten dan kota diperkirakan cuacanya cerah di pagi hari. Kemudian memasuki siang hari langit DIY cenderung hujan ringan hingga sedang.
Kondisi hujan brlanjut hingga sore hari, bahkan untuk wilayah Jogja dan Sleman hujan disertai petir.
Sementara malam hari kondisi cuaca cenderung berawan dan cerah berawan.
Berikut adalah prakiraan cuaca secara detail pada lima kabupaten dan kota :
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Sedang
Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu 23-30 derajat celcius
Pagi: Hujan Ringan
Siang: Hujan Petir
Sore: Hujan Petir
Malam: Berawan
Suhu 23-29 derajat celcius
Pagi: Cerah Berawan
Siang: Hujan Ringan
Sore: Hujan Sedang
Malam: Berawan
Suhu 23-29 derajat celcius
Pagi: Cerah Berwan
Siang: Hujan Sedang
Sore: Hujan Ringan
Malam: Berawan
Suhu 23-29 derajat celcius
Pagi: Cerah
Siang: Hujan Petir
Sore: Hujan Petit
Malam: Berawan
suhu 24-29 derajat celcius
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.