Pengadaan Tanah Kas Desa Pengganti di Palihan Diawali dengan Audit
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Nyamuk - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Kulonprogo sempat ngegas jumlahnya pada awal 2025.
Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo pada Januari dan Februari kasus DBD hampir mendekati angka 100. Namun, angkanya mulai menurun Maret sampai Mei pun juga demikian hanya mencapai belasan.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Sri Budi Utami menyampaikan, Januari 2025 angka DBD sampai 86 dan Februari 71. Sedangkan pada bulan-bulan berikutnya mulai menurun.
"Maret 38, April 18 dan Mei 19. Jumlah tersebut termasuk dengue shock syndrome atau DSS yang merupakan derajat DBD paling parah," katanya, Selasa (10/6/2025).
Untuk temuan kasus Juni belum dapat disampaikannya karena data masih berjalan dan rekapannya baru pada awal Juli. Menurutnya, peningkatan kasus DBD diawal 2025 disebabkan kondisi curah hujan yang masih tinggi. Disaat yang bersamaan kewaspadaan masyarakat terhadap DBD saat itu masih kurang.
"Curah hujan tinggi sarang nyamuk berkembang ditambah kurang waspada, sekarang harus ditingkatkan agar tidak terkena DBD," sambungnya.
Sri Budi mengatakan, DBD sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kematian bagi penderitanya. Menurutnya, sepanjang 2025 ini sudah ada tiga warga Kulonprogo yang meninggal dunia karena DBD.
"Kasus DBD sampai meninggal dunia sebanyak tiga masing-masing satu kasus saat Januari, Februari dan Mei," ungkapnya.
Dia menjelaskan, DBD dapat mengakibatkan meninggal dunia karena kondisinya yang sudah parah. Selain itu, adanya komplikasi penyakit lain bisa memicu kematian pada penderita DBD.
BACA JUGA: Nyamuk DBD Lebih Ganas saat Kemarau
Sri Budi mengimbau, untuk antisipasi mengalami DBD masyarakat harus tingkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Langkah yang bisa dilakukan untuk PSN dengan gerakan 3M (menguras, menutup, mengubur). Harus juga menerapkan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi makanan bergizi serta cukup minum. Bila mengalami sakit tanda-tanda DBD tidak sembuh diobati secara mandiri segerakan saja periksakan ke dokter.
"Jaga stamina, perkuat daya tahan tubuh, olahraga ringan, rutin dan teratur ditambah istirahat yang cukup," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon lahirkan anak pertama, Segara Nadi Aksatama, pada 20 Juli 2026. Nama sarat makna, banjir ucapan selamat dari artis dan netize
Dinkes Bantul mengungkap paparan rokok dalam keluarga menjadi faktor terbesar penyebab stunting. Angka stunting turun menjadi 8,3 persen, namun tantangan masih
Menunda servis mobil atau motor bisa memicu kerusakan berantai dan biaya perbaikan yang mahal. Simak dampak serta cara mencegahnya.
China masih menjadi produsen kendaraan terbesar dunia pada 2025. Berikut daftar lima negara dengan industri otomotif terbesar yang mendominasi pasar global.
Keputusan BTS tidak mengikuti Grammy Awards 2027 kembali memicu perdebatan soal transparansi penghargaan musik dunia. Berikut deretan musisi yang pernah mengkri