Hari Jadi Bantul Jadi Momentum Benahi Mutu dan Fasilitas Pendidikan
Hari Jadi ke-195 Bantul menjadi momentum memperkuat mutu pendidikan dan pemerataan fasilitas sekolah di tengah capaian prestasi tingkat nasional.
Wisata Pantai Parangtritis, Bantul - Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul telah menyiapkan langkah untuk menghadapi high season pada liburan sekolah di Bumi Projotamansari diperkirakan terjadi pada 22 Juni 2025.
Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinpar Bantul Markus Purnomo Adi mengimbau para pedagang untuk tidak aji mumpung atau menaikan harga seenaknya atau harga nuthuk pada musim liburan kali ini.
"Kami imbau semua pedagang termasuk di sektor jasa untuk tidak aji mumpung untuk menaikan harga seenaknya[harga nuthuk]. Pengunjung juga diharap bertanya sblm membeli sesuatu apabila tidak tercantum harganya," kata Markus saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (15/6/2025).
BACA JUGA: Jembatan Pandansimo Segera Beroperasi, TPR Induk Parangtritis Dipindah ke Selatan JJLS
Selain itu untuk mengurangi antrean di bagian tiket pihaknya akan menambah personel, khususnya pada hari Minggu. Pengunjung yang ke kawasan pantai diminta untuk mengikuti rambu arahan petugas Tim SAR dan tidak bermain air terlalu keselatan karena ombak sedang pasang.
"Kali ini kita tidak ada target khusus jumlah pengunjung, tapi kita tetap berharap high season ini bisa meningkatkan jumlah kunjungan ke Bantul," ujarnya
Sebelumnya, Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 3, menjelaskan banyaknya kasus laka laut di Bantul akibat para wisatan sering mengabaikan imbauan dari Tim SAR.
Triono menyebut, imbauan keselamatan sebenarnya sudah dilakukan berulang dan Tim SAR selalu mengingatkan wisatawan secara langsung jika mereka berada di area berbahaya.
Triono juga sudah menyediakan 6 hingga 7 selter di sepanjang Parangtritis hingga Pantai Depok dan bendera merah sebagai penanda larangan berenang. “Bendera merah fungsinya penanda. Biasanya itu lokasi titik palung," ucapnnya pada Senin (9/6) lalu.
Jika ada bendera merah dan tidak ada palung di bawahnya, berarti palungnya berpindah, karena palung di Pantai Parangtritis berpindah-pindah setiap satu bulan sekali.
BACA JUGA: Kakak Beradik di Piyungan Bantul Berkelahi, Bakar Motor, Dapur Rumah Ludes Dilalap Api
Saat musim hujan, palung lebih banyak ditemukan. Karena banyak aliran kecil menuju laut. "Kami berharap para wisatawan selalu mengindahkan imbauan Tim SAR agar angka laka Laut berkurang,” katanya.
Kasi Humas Polres Bantul, I Nengah Jeffry menyatakan pihak kepolisian akan melakukan patroli malam atau KRYD (Kegiatan Rutin Yg Ditingkatkan) agar para wisatawan bisa berlibur dengan nyaman. "Tidak ada, sama seperti pengamanan biasanya dengan adanya patroli malam atau KRYD," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi ke-195 Bantul menjadi momentum memperkuat mutu pendidikan dan pemerataan fasilitas sekolah di tengah capaian prestasi tingkat nasional.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.