Regulasi Baru Disiapkan untuk Lindungi Petani di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul memprioritaskan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas petani.
Foto ilustrasi siswa sekolah. - Foto dibuat oleh AI Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati optimistis pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025-2026 dapat berlangsung lancar. Rencananya pendaftaran mulai dibuka 23 Juni hingga awal Juli 2025.
“Kami sudah lakukan sosialisasi, termasuk membagikan petunjuk teknis sebagai pedoman dalam penerimaan,” kata Nunuk saat dihubungi, Jumat (20/6/2025).
Menurut dia, persiapan tidak hanya dilakukan dengan menyosisalisasikan aturan dalam penerimaan siswa baru. Pasalnya, juga ada kesiapan dari sisi teknis, yakni salah satunya memastikan aplikasi dan server yang dipergunaakan dapat terakses dengan baik.
“Sudah kami persiapkan dan aman semuanya sehingga kami yakin SPMB Gunungkidul dapat berjalan lancar,” kata Nunuk.
Ditambahkannya, pendaftaran akan dimulau untuk jalur prestasi mulai 23-25 Juni 2025. Rencanya pengumuman penerimaan dari jalur ini dilaksanakan Kamis (26/6/2025).
Selanjutnya, proses penerimaan dilanjutkan untuk jalur domisili, jalur afirmasi dan jalur mutase orang tua mulai 30 Juni sampai dengan 2 Juli 2025. “Daftar Ulang untuk semua jalur pendaftaran dilaksanakan pada 7-8 Juli 2025. Bagi calon siswa segera mendaftar setelah pendaftaran dibuka,” katanya.
Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Suhartati mengatakan, tahapan saat ini baru sebatas pembuatan akun pendaftaran bagi calon siswa yang berasal dari luar Gunungkidul. Pendaftaran ini berlangsung mulai 16-20 Juni 2025.
Rencananya pendaftaran melalui jalur prestasi berlangsung 23-25 Juni. Sedangkan untuk jalur afirmasi dan perpindahan orang tua mulai 30 Juni hingga 2 Juli 2025.
“Pendaftaran dilakukan secara online dan mudah-mudahan semua dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Suhartati menambahkan, untuk SPMB Tahun Ajaran 2025-2026 memeroleh alokasi sebanyak 224 kursi. Rinciannya sebanyak 112 kursi untuk domisili, sebanyak 56 kursi dari jalur prestasi, afirmasi sebanyak 46 kursi dan mutasi orang tua sebanyak 11 kursi.
Menurut dia, didalam proses pendaftaran ini, calon siswa diminta menyiapkan sejumlah persyaratan yang harus diunggah ke aplikasi yang tersedia. Syarat tersebut di antaranya scan bukti pendaftaran, surat pertanggungjawaban mutral bermaterai oleh orang tua.
Selanjutnya, scan foto 3x4, akte kelahiran, kartu keluarga. Untuk kuota afirmasi juga ada bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu. “Bagi penyandang disabilitas juwa diwajibkan ada surat keterangan berkebutuhan khusus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul memprioritaskan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas petani.
Uni Eropa menginvestasikan 10 miliar euro atau sekitar Rp207 triliun untuk membangun tujuh pabrik AI raksasa. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat posisi Eropa
Pemkot Jogja mendorong Koperasi Kelurahan Merah Putih menjadi agregator produk UMKM dan kebutuhan pokok. Produk dari Bantul dan Sleman berpeluang dipasarka
Filipina bangkit dari tertinggal dan gulung Laos 4-1. Kartu merah di menit 12 ubah jalannya laga. Klasemen Grup A makin ketat.
Maestro seni rupa Indonesia Nasirun meninggal dunia pada usia 60 tahun. Sahabat dan kolega mengenang hari-hari terakhir, tawa, serta warisan besar yang ditingga
Situs Grammy hapus video penampilan BTS Dynamite dan Butter usai grup K-Pop itu nyatakan boikot. Spekulasi pun bermunculan.