Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi anak-anak mengukur tinggi badan. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul berkomitmen melaksanakan program penanggulangan stunting di Masyarakat. Hingga sekarang diindikasikan ada 5.159 balita mengalami stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono mengatakan, stunting menjadi salah satu program prioritas yang harus ditangani. Berdasarkan hasil pemantauan gizi di posyandu se-Gunungkidul pada Mei diketahui ada 5.159 balita yang terindikasi mengalami stunting.
“Data ini sudah dilaporkan dalam Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat [e-PPGBM]. Total yang diperiksa ada sebanyak 31.852 balita,” kata Ismono, Senin (23/6/2025).
BACA JUGA: Jadwal DAMRI Tujuan ke Bandara YIA Kulonprogo Hari Ini Senin 23 Juni 2025
Dia menjelaskan, ribuan balita terindikasi stunting terlihat dari ukuran tubuh yang dinilai tidak sesuai dengan umur. Selain itu, identifikasi juga terlihat dari tumbuh kembang maupun balita yang mengalami permasalahan gizi.
“Kami terus berupaya melakukan pencegahan agar kasus stunting bisa terus ditekan,” ungkapnya.
Faktor penyebab balita stunting ada banyak hal, terutama kondisi dari sejak remaja yang kurang darah (anemia) atau remaja kekurangan energi kroinis (KEK). Kondisi memberikan dampak yang panjang karena saat menikah dan menjadi ibu hamil bisa menyebakan bayi yang lahir stunting. Selain itu, juga dipengaruhi faktor ekonomi keluarga yang kurang sehingga daya beli terbatas membuat pemenuhan makanan bergizi juga ikut berkurang.
“Kondisi sanitasi rumah yang kurang memadai juga menjadi faktro penyebab terjadinya stunting,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda disampaikan oleh Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta. Menurut dia, penanganan stunting dibutuhkan menyatukan langkah sekaligus menguatkan konvergensi didalam penanggulangan untuk menyiapkan generasi muda yang berkualitas.
“Kami sudah menggelar deklarasi rembuk stunting 2025 sebagai bentuk komitmen dalam upaya pencegahan dan penanggulangan,” katanya.
Beberapa langkah yang diambil untuk meminimalkan stunting di antaranya melakukan deteksi dini bagi remaja, calon pengantin, ibu hamil dan balita. Langkah selanjutnya dengan program optimalisasi tumbuh kembang balita melalui pemberian protein hewani dan makanan pendamping Air Susu Ibu (ASI).
Selain itu, juga ada meningkatkan program Keluarga Berencana (KB) pascasalin melalui metode kontrasepsi jangka panjang dan KB modern. Di sisi lain, dilaksanakan sosialisasi dan edukasi ke Masyarakat berkaitan dengan perilaku hidup sehat.
“Kami berkomitmen untuk melakukan pencegahan percepatan dan penurunan stunting,” kata Sri Suhartanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.