Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman Dilanjutkan, 11 Lahan Dibebaskan
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Ilustrasi tower, BTS./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN--Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Sleman mengaku proses audit internal terkait pengadaan bandwidth tahun anggaran (TA) 2024 di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah selesai dilakukan. Salah satu hasil audit menyatakan bahwa perencanaan pengadaan memang tidak matang yang menyebabkan temuan dalam proses audit.
BACA JUGA: LPJ Dana Desa di Sleman Kerap Tidak Lengkap, Ini Langkah Irda Sleman
Plt. Inspektur Irda Sleman, Taufiq Wahyudi, mengatakan proses audit internal terkait pengadaan bandwidth 2024 selesai dilakukan. Salah satu temuan dari audit tersebut adalah perencanaan yang tidak matang sehingga terjadi inefisiensi atau pemborosan.
"Perencanaannya terlalu tinggi. Jadi mengakibatkan inefisiensi, kemudian atas inefisiensi tersebut telah dilakukan beberapa upaya antara lain memperbaiki perencanaan pengadaan anggaran bandwidth tahun 2025, sehingga anggaran bisa lebih efisien," kata Taufiq dihubungi, Jumat (27/6/2025).
Taufiq menambahkan audit internal dan pemeriksaan yang pihaknya lakukan merupakan pemeriksaan biasa, bukan investigasi. Ditanya lebih jauh ihwal metode pemeriksaan pengadaan barang dan jasa yang dia maksud tersebut, Taufiq hanya menyampaikan bahwa Irda menekankan pada sisi perencanaan pengadaan bandwidth itu.
Dia mengaku Bupati Sleman, Harda Kiswaya, akan memberi surat peringatan ke pejabat terkait yang terlibat dalam perencanaan pengadaan bandwidth itu. “Pembinaan ya bersama dengan kepala daerah juga. Itu kan fungsi kami juga,” katanya.
Lebih jauh, Taufiq mengaku belum tahu apakah program pengadaan bandwidth tersebut masih akan dilakukan atau tidak. Apabila proses pembinaan hingga perencanaan keuangan berjalan ke arah positif, dia mengaku pengadaan bandwidth dapat terus dilanjutkan. “Kalau untuk tahun 2025 kami belum tahu,” ucapnya.
Proyek pengadaan bandwidth tersebut juga sedang diaudit Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY sejak Februari 2025 lantaran ada dugaan praktik korupsi.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DIY, Herwatan, telah menyampaikan pengadaan bandwidth tersebut didanai dari APBD Sleman TA 2022 - 2024. Pengadaan pada TA 2022 memiliki nilai Rp3,6 miliar dan pada TA 2023 serta TA 2024, masing-masing sekitar Rp5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Normalisasi Jalan Selokan Mataram Sleman dilanjutkan. Sebanyak 11 bidang lahan akan dibebaskan pada 2027 untuk pelebaran jalan.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.