Geopark Gunungsewu Bersiap, Asesor UNESCO Kunjungi Gunungkidul
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Foto ilustrasi bus Trans Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepastian beroperasinya Trans Jogja dengan rute Jogja-Wonosari belum diketahui hingga sekarang. Meski demikian, sudah ada kajian terkait dengan besaran tarif untuk sekali jalan yang harus dibebankan ke penumpang.
Kepala Bidang Angkutan dan Terminal, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Sigit Wijayanto mengatakan, ada keseriusan untuk menambah rute Trans Jogja ke Gunungkidul. Wacana ini diinisiasi oleh Komisi C DPRD DIY.
Guna mewujudkan wacana ini, sudah dilakukan kajian lengkap dengan kegiatan survei yang melibatkan 400 responden. Menurut dia, salah satu kajian menyangkut dengan besaran tarif saat moda transportasi ini dioperasikan.
Diperkirakan tarif untuk operasional Trans Jogja ke Wonosari sebesar Rp20.000 sekali jalan. Namun, tarif ini dianggap oleh ratusan responden terlalu mahal karena kemampuan bayarnya hanya Rp7.000.
Adanya selisih sebesar Rp13.000 antara tarif normal dengan kemampuan bayar Masyarakat, maka ada opsi pemberian subsidi oleh Pemerintah DIY. Hasil dari kajian diperkirakan besaran subsidi yang diberikan mencapai Rp13 miliar dalam setahun.
“Memang besar subsidi yang harus dikeluarkan. Jadi, mengenai tarif masih harus dikaji secara mendalam,” kata Sigit.
Meski demikian, ia belum bisa memastikan kapan operasional rute baru Trans Jogja ke Gunungkidul. Pasalnya, keputusan berada di tangan Pemerintah DIY bersama-sama dengan DPRD DIY.
“Yang jelas Masyarakat tidak menolak adanya wacana ini karena menginginkan moda transportasi yang nyaman dan tepat waktu,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, ide membuka jalur baru Trans Jogja dengan rute Jogja-Wonosari sudah muncul sejak awal 2025. Wacana ini sudah ditindaklanjuti dengan pembuatan kajian serta pembahasan di DPRD DIY.
“Penentu kebijakan jadi tidaknya rute baru ke Gunungkidul berada di tangan anggota DPRD DIY. Tapi, kami berharap bisa direalisasikan untuk memberikan layanan transportasi ke Masyarakat,” kata Irawan.
Dukungan ini juga tidak lepas dari hasil kajian yang melibatkan korespondensi dari Masyarakat yang meminta adanya ketepatan waktu dalam pelayanan. Di sisi lain, juga sudah ada kajian tentang jumlah armada yang dipersiapkan.
Berdasarkan kajian tersebut, dibutuhkan sekitar 25 armada untuk mendukung pengoperasian rute baru Jogja-Wonosari. Meski demikian, sambung Irawan, tidak semua armada dioperasikan serentak karena jadwal pengoperasikan disesuaikan dengan jam-jam sibuk.
Menurut Irawan, jam sibuk saat pagi mulai pukul 06.00-08.00 dan sore pukul 15.00-18.00 WIB akan dioperasikan sebanyak 18 armada. Sedangkan pada saat waktu normal atau off peak hanya diterjunkan delapan armada.
“Off peak ini berlangsung siang hari, sehingga untuk efektivitas operasional juga dilakukan penyesuaian jumlah armada yang diturunkan,” katanya.
BACA JUGA: Jajaran Direksi Pertamina Patra Dirombak, Mantan Dirjen Migas Jadi Wakil Direktur
Dalam pembahasan rute baru ini juga melibatkan pihak organda, khususnya pemilik PO bus yang melayani rute Jogja-Wonosari. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah dalam pengoperasian Trans Jogja yang dimiliki oleh Pemerintah DIY.
“Tetap akan dilibatkan dan nanti seperti apa partisipasinya masih butuh koordinasi dan pembahasan lanjutan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asesor UNESCO mengunjungi Luweng Jomblang dan Hutan Wanagama untuk pra-revalidasi Geopark Gunungsewu menjelang penilaian ulang 2027.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,