Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Foto ilustrasi sekolah rakyat, dibuat menggunakan AI ChatGPT.
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah Rakyat akan diluncurkan serentak di seluruh daerah secara virtual Juli 2025 ini. Di DIY, dua Sekolah Rakyat dipastikan sudah siap diluncurkan dan memulai proses pendidikan pada tahun ajaran 2025-2026 dengan jumlah total 275 siswa.
Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, menjelaskan kepastian launching Sekolah Rakyat masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subiyanto. “Jadi kami juga sembari mempersiapkan semuanya,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
Dua Sekolah rakyat di DIY yang berlokasi di Sonosewu dan Purwomartani menurutnya sudah siap untuk beroperasi. “Sudah siap semua. Ada kepala sekolah, guru, sarana dan prasarana juga sudah siap. Untuk proses anak-anak juga sudah dilakukan,” katanya.
Meski sudah didistribusikan, ia belum bisa menyampaikan detail jumlah tenaga pengajar di masing-masing sekolah. “Sudah ada gurunya pada 3 Juli lalu, tapi jumlahnya belum tahu. Karena menyesuaikand engan jumlah rombel [rombongan belajar] dan mata pelajaran,” katanya.
Di dua Sekolah Rakyat di DIY itu disediakan sebanyak 13 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 275 siswa. Sekolah Rakyat menggunakan sistem boarding school atau asrama, sehingga semua siswa tinggal 24 jam di tempat tersebut.
“Boarding school jadi anak-anak di dalam 1x24 jam. Makanya akan ada pamong kelas, pengasuh asrama, ada juga pendampingan. Semuanya mereka memang sudah dipersiapkan. Jadi dipastikan ada pengasuhnya,” kata dia.
BACA JUGA: Pesilat Boyolali Tewas Ditendang Saat Latihan, 1 Pelaku Divonis 3 Tahun Penjara
Adapun untuk launching Sekolah Rakyat, akan dilangsungkan secara virtual dari pusat dan diikuti di setiap daerah penyelenggara. “Ada beberapa lokasi yang diajukan ke presiden, tapi belum ada kepastian yang ditunjuk,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pemkot Jogja menguji penutupan sirip Malioboro secara bertahap. Akses warga, difabel, dan lansia menjadi perhatian sebelum kebijakan diterapkan.
Polda DIY mengoperasikan water treatment di Tepus, Gunungkidul, untuk mengolah sumber air keruh menjadi air yang dapat digunakan masyarakat.
Asal usul Anak Krakatau berawal dari letusan dahsyat Krakatau 1883. Simak sejarah Krakatau lama hingga kemunculan Anak Krakatau.
Pakar mengingatkan risiko abu vulkanis bagi penderita asma dan PPOK. Masker N95 dan stok obat disarankan untuk mengurangi risiko serangan.
Prabowo memerintahkan bantuan beras untuk 33,2 juta keluarga desil 1-4 dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember 2026.