Kekeringan Belum Berakhir, Bantuan Air Bersih Gunungkidul Berlanjut
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Siswa Olifant Preschool mengikuti pendidikan mitigasi bencana di sekolah belum lama ini./Ist./ Olifant Preschool
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menggulirkan program Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana 2025. Salah satunya difokuskan untuk mengenalkan program mitigasi kebencanaan didalam keluarga.
Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto mengatakan, ada sembilan kalurahan yang menjadi percontohan untuk Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana 2025. Untuk program Tangguh bencana terdapat dua kalurahan yang ditunjuk, yakni Kalurahan Baleharjo dan Pulutan di Kapanewon Wonosari.
“Baleharjo ditetapkan sebagai Kalurahan Peduli Bencana Alam dan Pulutan untuk siaga kebakaran,” kata Joko, Kamis (17/7/2025).
Dia menjelaskan, untuk tujuh kalurahan lain terdiri dari program pasangan usia subur sebah dilaksanakan di Kalurahan Karangduwet, Paliyan; di Kalurahan Grogol, Paliyan dengan program keuangan sehat. Di Kalurahan Karangasem, Paliyan. ada program keluarga berkualitas; program peduli lingkungan di Kalurahan Sawahan, Ponjong; kesehatan ibu dan anak menjadi percontohan di Kalurahan Dadapayu, Semanu; Kalurahan Ngeposari, Semanu dengan program pola hidup bersih dan sehat serta di Kalurahan Pacarejo, Semanu dengan program pencegahan dan penanganan stunting.
“Keberhasilan program ini harus didukung oleh semua pihak untuk berkomitmen menjalankannya,” katanya.
Joko juga meminta agar jajaran Tim Penggerak PKK Kalurahan menjalin koordinasi yang erat dan bersinergi dengan Kalurahan Tangguh Bencana (KALTANA) serta lembaga kemasyarakatan lain yang ada di wilayahnya. Tujuannya agar program mitigasi kebencanaan bisa dioptimalkan dan setiap keluarga dapat memiliki peran pada saat terjadi bencana.
“Mitigasi kebencanaan ini sangat penting untuk mengurangi dampak saat terjadi musibah atau bencana alam,” katanya.
Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Gunungkidul, Rr. Listya Wardhani mengatakan, Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana ditetapkan melalui Keputusan Bupati Gunungkidul Nomor 197/KPTS/2022. Total ada sembilan kalurahan yang menjadi percontohan dan setiap lokasi mewakili kategori fokus yang berbeda sesuai kebutuhan wilayahnya.
“Salah satunya tentang mitigasi kebencanaan di kalurahan dengan melibatkan peran dari keluarga,” kata Listya Wardhani.
Menurut dia, gerakan ini sebagai bentuk integrasi antara pembangunan kesehatan keluarga dan penguatan kesiapsiagaan terhadap bencana berbasis Masyarakat. “Jadi harus dioptimalkan dalam upaya peningkatan ketahanan keluarga,” katanya. (David Kurniawan)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul melanjutkan bantuan air bersih hingga Desember 2026. Lebih dari 3.950 tangki telah disalurkan kepada warga terdampak kekeringan.
Pemerintah berencana membuka pendaftaran CPNS November 2026. Simak dokumen persiapan dan informasi penting bagi calon pelamar.
Presiden Como Mirwan Suwarso ingin membangun identitas permainan ala Barcelona dan menerapkan strategi perekrutan pemain seperti Brighton serta Brentford.
Honda Team Asia mendukung Veda Ega Pratama setelah mendapat penalti enam posisi start akibat pelanggaran bendera kuning di Moto3 Qatar.
Canva merestrukturisasi organisasi yang berdampak pada 1.271 karyawan. Simak paket pesangon, tunjangan, dan bantuan usaha yang disediakan.
Live viewing BTS ARIRANG hadir di CGV dan Cinépolis. Simak jadwal, harga tiket, serta daftar bioskop di berbagai kota, termasuk Jogja.