Musim Kemarau Picu Lonjakan Kebakaran Lahan di Kulonprogo
Kebakaran lahan di Kulonprogo melonjak menjadi 17 kejadian sepanjang 2026 akibat musim kemarau kering dan meningkatnya risiko kebakaran.
Ilustrasi proyek pembangunan./Harian Jogja-freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— Proses pembangunan tahap kelima SMP Negeri 1 Wates, Kulonprogo segera dimulai. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo menjanjikan relokasi ke gedung baru tersebut dimulai tahun depan.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana PAUD, SD, dan SMP Dikpora Kulonprogo, Dorojatun Kuncoroyakti menjelaskan, masih ada pembangunan tahap selajutnya. Lantaran masih diperlukan untuk penataan lingkungan. "Insyaallah kami upayakan sudah bisa pembelajaran di gedung baru tahun 2026," katanya, Jumat (18/7/2025).
BACA JUGA: Nelayan Kulonprogo Butuh SPBU Khusus untuk Meringankan Ongkos Produksi
Menurutnya, fasilitas pendukung seperti gedung serbaguna, musala, tempat parkir akan dirampungkan pembangunannya di tahap kelima ini. Selain itu, di tahap kelima ini pembangunan juga meliputi penyempurnaan kantor dengan pemasangan sekat. Ada juga pemasangan keramik di selasar dan sejumlah ruang kelas.
"Tahap kelima ini juga ada pembangunan jembatan penghubung antara ruang kantor guru dengan gedung ruang kelas karena tangga difabel ada di gedung depan agar menyambung untuk siswa atau guru difabel untuk digunakannya," imbuh Kuncoroyakti.
Pekerjaan lainnya di tahap kelima ada pembangunan pagar pengaman, pengerasan halaman sekolah untuk upacara, dan pengerjaan paving blok di bagian depan gedung.
Kuncoroyakti mengungkapkan, target pengerjaan selama 150 hari kalender sejak 2 Juli. Dia membenarkan lelangnya sudah selesai dan sudah bertanda tangan dengan penyedia. "Pagu anggarannya Rp4,8 miliar tetapi hasil seleksi di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa ketemu pemenang lelang dengan nilai kontrak Rp3,7 miliar," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian PBJ Sekretariat Daerah Kulonprogo, Taufiq Prihadi menambahkan, pemenang lelang CV Dilah Sari yang berlamat di Terbah, Pengasih. Menurutnya, ada 39 peserta yang ikut tender pembangunan SMPN 1 Wates.
Dia memastikan, sekarang prosesnya sudah selesai di Bagian PBJ Setda Kulonprogo. "Kelanjutannya menjadi wewenang PPK di Disdikpora," jelasnya. Sebagai informasi, pembangunan SMPN 1 Wates sudah dimulai sejak 2018 lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran lahan di Kulonprogo melonjak menjadi 17 kejadian sepanjang 2026 akibat musim kemarau kering dan meningkatnya risiko kebakaran.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mulai dihuni siswa, termasuk anak yang sempat putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026. Strategi pergantian pemain John Herdman menjadi kunci kemenangan Garuda.
Komisi D DPRD DIY mendorong dukungan anggaran dan kemitraan untuk membantu sekolah swasta yang kekurangan murid di DIY.
El Nino diperkirakan menguat hingga 12 bulan. CERAH mendesak evaluasi kebijakan energi nasional yang masih bergantung pada energi fosil.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.