Pasar Rakyat Bantul Makin Sepi, Omzet Pedagang Turun 30%
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL – Seorang pria berinisial S, 40, warga Sawahan, Srihardono, Pundong, Bantul, diduga melakukan perusakan rumah warga sembari membawa senjata tajam. Aksi nekat itu terjadi pada Selasa (8/7/2025) sekitar pukul 05.00 WIB dan kini pelaku dalam pengejaran polisi.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry menjelaskan, pelaku datang ke rumah Ponijem, 59 warga setempat dengan membawa sebilah bendo (alat pemecah kelapa). Tujuannya mencari suami Ponijem.
BACA JUGA: Pemprov Bali Bongkar Vila Ilegal di Kawasan Pantai Bingin
"Pelaku datang membawa sajam jenis bendo untuk mencari suami korban," ujar Jeffry saat dikonfirmasi, Senin (21/7/2025).
Namun, saat itu suami korban tidak berada di rumah. S pun naik pitam dan melampiaskan amarahnya dengan merusak rumah.
"Pelaku memecah kaca jendela, menendang pintu hingga daun pintu terlepas, dan melumuri dinding rumah menggunakan lumpur," jelas Jeffry.
BACA JUGA: Polda Sita Ribuan Miras Ilegal dari Berbagai Wilayah di DIY, Termasuk Arak Bali
Setelah melakukan aksi vandalisme itu, pelaku langsung pergi. Korban yang baru pulang kemudian terkejut melihat kondisi rumahnya rusak dan segera melaporkan kejadian ke Polres Bantul.
“Korban merasa ketakutan dan membuat laporan resmi. Kami sudah menerima laporan tersebut dan melakukan olah TKP,” tambah Jeffry.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan dan polisi tengah memburu pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Omzet pedagang pasar rakyat Bantul turun sekitar 30%. Belanja daring, sayur keliling, toko jejaring hingga SPPG jadi faktor penyebab.
LLDIKTI V menginisiasi konsorsium perguruan tinggi se-DIY untuk memperkuat kolaborasi kampus, pemerintah, dunia usaha, dan industri.
Dugaan keracunan MBG di Bantul ternyata menimpa 70 murid di empat sekolah. SPPG Patalan 2 kini diberhentikan operasionalnya.
Karhutla di sekitar IKN dan Bukit Soeharto dipastikan padam. OIKN tetap melakukan patroli untuk mencegah kebakaran kembali.
Mantan Wakil Jaksa Agung Abdul Hakim Ritonga meninggal dunia pada usia 76 tahun. Ia dimakamkan di San Diego Hills, Karawang.
Harta Wali Kota Solo Respati Ardi naik dari sekitar Rp2,02 miliar pada 2024 menjadi Rp8,04 miliar pada LHKPN 2025.