BPD DIY Salurkan CSR di Kulonprogo, 15 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Para pencari kerja tumpah ruah dalam gelaran job fair di Exhibition Hall Taman Budaya Kulonprogo, Selasa (22/7/2025). Harian Jogja/Khairul Ma'arif
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kulonprogo mengelar job fair selama dua hari, Selasa (22/7/2025) sampai Rabu (23/7/2025). Digelar di Exhibition Hall Taman Budaya Kulonprogo (TBK) melibatkan 25 perusahaan multi nasional. Terdapat 2.028 lowongan pekerjaan yang tersedia dan dapat diisi para pencari kerja.
Kepala Disnaker Kulonprogo, Bambang Sutrisna menyampaikan targetnya job fair ini menyerap 25% tenaga kerja Kulonprogo. Pasalnya masih ada ribuan pengangguran yang membutuhkan pekerjaan. "Angka pengangguran terakhir yang kami miliki sekitar 2,01 angkanya diperkirakan mencapai lima ribuan orang menganggur," katanya saat ditemui, Selasa (22/7/2025).
Dia mengklaim, angka lima ribuan pengangguran itu jumlah maksimal. Sebab dari pendataan yang dilakukannya melalui skema by name by address kepada seluruh kalurahan di Kulonprogo kurang dari 5 ribu pengangguran. Pria yang akrab disapa Bamsut ini menjelaskan, job fair ini juga bisa dimanfaatkan para angkatan kerja yang baru selesai sekolah.
Menurutnya, jumlah angkatan kerja di Kulonprogo jumlahnya tiap tahun selalu meningkat. "Apalagi angkatan kerja dari generasi Z yang akan tambah banyak di 2030, sehingga kami mengantisipasi dengan mengadakan job fair," imbuhnya.
Jumlah angkata kerja Kulonprogo mencapai 281.246 dari total penduduk usia kerja mencapai 357.960 orang. Bamsut menegaskan, job fair diadakan setahun sekali dengan target kunjungan selama dua hari ini mencapai 2 ribu pengunjung dengan sehari minimal seribu pengunjung.
BACA JUGA: Penerima BSU 2025 Turun 1 Juta Orang dari Target Awal
"Kami juga sediakan kuota lowongan pekerjaan sebanyak 25 bagi penyandang disabilitas yang terdapat di tiga perusahaan," ungkapnya.
Dia menilai, job fair merupakan satu di antara upaya lain dalam pengentasan pengangguran di Kulonprogo. Pasalnya, selalu mengadakan bursa kerja online yang difasilitasi Disnaker Kulonprogo.
Sementara itu, seorang fresh graduate, Hanifah turut serta mencari peruntungan pekerjaan dalam job fair ini. Lulusan S1 jurusan ekonomi ini baru saja diwisuda Juni lalu. "Beberapa ada pekerjaan yang saya minati di Job Fair ini semoga saja rezekinya," tuturnya.
Sejak menjadi sarjana sudah mencoba berulang kali melamar pekerjaan secara online. Namun, sampai sekarang belum ada yang memanggilnya untuk bekerja. Kondisi tersebut yang memutuskannya mencoba peruntungan pada job fair ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY menyalurkan CSR di Kulonprogo, mulai dari bedah 15 RTLH, beasiswa, fasilitas publik hingga bantuan motor sampah.
Desil 1-5 masih berpeluang menerima bansos 2026. Simak cara cek desil dan status penerima bantuan melalui laman Kemensos.
Lumbung Mataraman mendorong pemanfaatan pekarangan dan lahan belum tergarap untuk memperkuat pangan berbasis potensi lokal di DIY.
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang memasuki hari kelima. Sebanyak 22 warga mengalami batuk dan sesak napas akibat terdampak asap.
Luhut mengajak Tsinghua berkolaborasi meneliti 435 spesies herbal Indonesia di IT Del melalui riset genomik dan teknologi kecerdasan buatan.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.