Atasi Krisis Air Saptosari-Panggang, PDAM Bor Sungai Bawah Tanah Ngobaran
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Penampakan kawasan Gumuk Pasir yang akan direstorasi oleh pemerintah setempat untuk mengembalikan ke bentuk aslinya, Sabtu (26/7/2025). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul sedang menyiapkan kelembagaan khusus untuk mengelola kawasan konservasi Gumuk Pasir. Kelembagaan ini akan menjadi ujung tombak pelaksanaan restorasi ekosistem yang telah masuk dalam rencana aksi.
Kepala Bappeda Bantul, Ari Budi Nugroho menjelaskan, saat ini penyusunan kelembagaan tersebut sedang dalam proses penyusunan rancangan Peraturan Bupati. "Rencana aksi restorasinya sudah ada. Sekarang kami susun kelembagaan pengelolanya. Unsurnya lintas stakeholder dan sektor," ujarnya, Sabtu (26/7/2025).
Menurut Ari, kelembagaan ini nantinya akan menjalankan fungsi koordinasi dan pelaksanaan dari rencana aksi yang sudah disusun sebelumnya, termasuk penataan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di wilayah gumuk pasir. "Kami sudah punya delineasi seluas 141 hektare untuk dikonservasi. Akan dipulihkan secara bertahap," katanya.
Salah satu fokus restorasi adalah memastikan sistem alam gumuk pasir dapat hidup kembali, di antaranya dengan penghilangan vegetasi yang mengganggu lorong angin. "Biar gumuknya bisa terbentuk kembali," ujarnya.
Panewu Kretek, Cahya Widada menambahkan Kapanewon siap mendukung penuh upaya restorasi yang dilakukan oleh Pemkab maupun Pemerintah Provinsi. Ia menegaskan sosialisasi kepada pelaku usaha dan masyarakat telah dilakukan secara bertahap.
"Kami menjembatani antara pemerintah dan warga. Para pelaku usaha di kawasan itu sudah mendapatkan sosialisasi. Kami ingin masyarakat bisa menerima program ini dengan baik," ujar Cahya.
Terkait kemungkinan relokasi atau pengaturan ulang bangunan di kawasan gumuk pasir, Cahya menyebut hal itu berada di ranah instansi teknis seperti Satpol PP, DLH, atau Dinas Pariwisata. Namun, ia memastikan belum ada jadwal pasti soal relokasi dalam waktu dekat.
BACA JUGA: Hadir di Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Ungkap 2 Nama Penguji Skripsinya
"Kami hanya memastikan bahwa program yang ada bisa berjalan dengan dukungan masyarakat. Kapanewon bertugas mengkomunikasikan dan menyelaraskan antara pemerintah dengan warga," katanya.
Restorasi gumuk pasir ini masuk dalam blueprint konservasi kawasan pesisir selatan Bantul, dengan tujuan menjaga kelestarian bentang alam sekaligus mengatur ulang aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem unik tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Operasi Patuh 2026 berlangsung 26 Oktober–8 November. Polri menyoroti pelanggaran melawan arus dan mengedepankan edukasi serta penegakan hukum.
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Bank Jateng meraih penghargaan Penggerak Ekonomi Daerah di detikJateng-Jogja Awards 2026 berkat perannya mendukung UMKM dan pembangunan daerah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengingatkan peserta TKA SMA menerapkan 3M, mulai dari menguasai materi hingga menjaga mental dan mengatur waktu.
Bandara King Khalid di Riyadh kembali melayani sebagian penerbangan setelah ditutup dua pekan. Houthi kembali memperingatkan maskapai dan penumpang.